a
Widget Image

FPI : Tempat Hiburan di Kota Serang dibekingi Anggota Dewan

razia-karaokeSERANG, BANPOS – Maraknya tempat hiburan dan prostitusi di Kota Serang menjadi sorotan dari Front Pembela Islam (FPI). Bahkan pihak FPI menuding semakin maraknya tempat hiburan di Kota Serang karena dibekingi oleh oknum anggota Dewan dan aparat. Sehingga penegakan perda tentang penyakit masyarakat tidak dapat ditegakan.

Hal itu disampaikan oleh Nasehudin, Komandan FPI Kota Serang dalam acara diskusi yang digelar oleh HMI Cabang Serang di di RM Kebun Kubil, Kota Serang, Rabu (7/1). Dengan tema diskusi Tempat Hiburan Dalam Perspektif, Kebijakan Kota Madani.

“Selama ini Pemkot Serang tidak pernah tegas dalam menegakan Perda Pekat. Pasalnya hingga saat ini masih banyak peredaran miras dan penyakit masyarakat lainnya di berbagai sudut di Kota Serang,”ujarnya kepada BANPOS, Rabu (7/1/2015).

Tidak hanya itu, pihaknya juga menuding jika pembentukan Perda Hiburan ditunggangi oleh Kepentingan-kepentingan oknum anggota Dewan dan oknum aparat yang memiliki tempat hiburan di Kota Serang.

“Menegakan Perda yang sudah ada saja tidak mampu, apalagi menegakan Perda yang lebih keras seperti Perda Hiburan, saya kira ini hanya akan menjadi legalitas tempat hiburan saja dalam menjalankan praktek prostitusinya,” Tegas Nasehudin.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Serang, Subadri Usuludin, yang sebelumnya bertekad akan membuat Perda Hiburan, memilih tidak banyak bicara dengan keberadaan tempat hiburan yang dimiliki oleh oknum anggota dewan. Ia pun mengaku baru akan membicarakan lebih jauh soal hiburan pada Banmus DPRD Kota Serang.

“Ini adalah kegiatan sumbang saran dari Masyarakat, perlu ada wadahnya, nanti saya akan sampaikan semuanya kepada Banmus,” katanya. (NED)

 

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment