a
Widget Image
Para penumpang yang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Serang (IST)

Ini Langkah Stasiun Serang Antisipasi Arus Mudik Lebaran 2015

Para penumpang yang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Serang (IST)

Para penumpang yang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Serang (IST)

SERANG, BANPOS – Antisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik lebaran tahun 2015 ini, Stasiun Serang telah menyipakan 50 ribu tiket kereta api.

Kepala Stasiun Serang, Rhmad mengatakan, jika pembelian tiket kereta api tersebut tiket, bisa dilakukan dengan cara online maupun datang langsung ke loket Stasiun Serang.

“Untuk pembelian secara online, pembeli buka langsung membuka web site resmi PT KAI. Sebaliknya, jika membeli langsung di stasiun, pembeli bisa menunjukan indentitas lengkap,” jelas dia, Jumat (17/4/2015).

Rahmad menambahkan, untuk pembeliian secara online dibuka dari pukul 00.00 WIB, sedangkan untuk pembelian langsung dibuka pda pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

“Untuk jam tersebut ditentukan berdasarkan jam operasional/kerja di Stasiun Serang,” imbuhnya.

Kepada para calon penumpang kereta api, lanjut Rahmad, untuk mengantipasi antrian panjang di stasuin, pihaknya meminta agar calon penumpang, membeli tiket kereta api jauh-jauh hari.

“Jika tiket kereta api sudah habis di stasiun, kami belum mendapatkan info tambahan berapa tambahaan tiket yang akan diberikan oleh kantor pusat,” ujarnya.

Dia memperkirakan, untuk tahun ini akan terjadi lonjakan pemudik yang menggunakan jasa kereta api. Namun, pihaknya belum mengetahui berapa tambahan gerbong kereta api yang disiapkan.

“Kalau secara sistem kami sudah siap menjalankan. Tinggal menunggu keberangkatan saja,” terangnya.

Disinggung mengenai keamanan, pihaknya telah menyediakan petugas keamanan untuk menjaga keamanan pasca mudik lebaran 2015. “Kami sudah mengkoordinir ke semua petugas keamanan untuk menjaga ketertiban jika terjadi lonjakan pemudik.

“Melihat dari tahun sebelumnya, kami menghadirkan petugas kepolisian dan petugas stasiun untuk mengamankan arus mudik ini,” katanya.

Selain itu, aspek pelayanan pun tidak luput dari pengecekan. Pengecekan dimulai dari loket di stasiun, costumer service, ruang tunggu, kebersihan stasiun, hingga fasilitas-fasilitas pendukung yang ada di stasiun.

“Kita harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang KA. Semua fasilitas yang ada di stasiun maupun di dalam kereta harus berfungsi dengan baik. Bahkan, jangan ada kata lelah untuk terus melayani,” pungkasnya. (EUA)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment