a
Widget Image
logo-gafatar

Waduh! Ada Aliran Sesat Baru Di Banten?

logo-gafatarRANGKASBITUNG,BANPOS – Badan Koordinasi Pengawasan Aliran dan Kepercayaan (Bakor Pakem) akan memanggil pengurus Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), untuk memberikan klarifikasi terkait dengan laporan masyarakat yang menyebutkan, jika kegiatan organisasi tersebut telah menyimpang dari ajaran-ajaran agama.

“Insya Allah, Rabu (13/5/2015) pekan depan, kami akan mengundang pengurus gafatar ke sini (kantor Kejaksaan) dalam rangka mengklarifikasi kegiatan organisasinya, ” ungkap Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Rangkasbitung, Eko Baroto yang juga Anggota Bakor Pakem Kabupaten Lebak, Juma’at (8/5/2015).

Berdasarkan hasil rapat Bakor Pakem, lanjut dia, organisasi Gafatar ini disimpulkan telah menyimpang dan melanggar pasal 28 dan 29 UUD 45. Menyikapi hal itu, pihaknya akan memanggil pengurus Gafatar untuk dimintai keterangan atau klarifikaasinya.

“Yang akan kita undang nanti hanya para pengurus intinya saja yang ada di Kabupaten Lebak,” imbuhnya.

Eko memaparkan, selama ini organisasi Gafatar tersebut bergerak dibidang sosial. Namun, setelah di telaah dan dikaji oleh Bakor Pakem, ternyata aktivitas sosial yang dilakukan tersebut hanya kedok belaka.

Karena itu, sambung dia, Bakor Pakem meminta para pengurus atau anggota Gafatar untuk kembali pada tuntunan yang benar sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku di negeri ini.

“Salah satu yang dinilai Bakor Pakem, Gafatar ini menyimpang adalah dalam pemahamannya Gafatar mencampur adukan semua agama. Bahkan, dalam mengimani keyakinannya Gafatar menggunakan bahasa Indonesia, dengan maksud agar mudah dipahami. Padahal, dalam keyakian atau bergama tidak demikian. Contohnya agama Islam, sekalipun di Indonesia tetap menggunakan bahasa Arab, ” tandasnya. (YAT)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment