a
Widget Image
Pedagang petasan di Malingping yang selalu marak ketika memasuki bulan Ramadhan

Warga Minta Pedagang Petasan Segera Ditertibkan

Pedagang petasan di Malingping yang selalu marak ketika memasuki bulan Ramadhan

Pedagang petasan di Malingping yang selalu marak ketika memasuki bulan Ramadhan

MALINGPING, BANPOS – Di Malingping, penjualan petasan atau mercon pada bulan Ramadhan semakin marak. Hal ini seperti sudah menjadi budaya. Namun, tidak sedikit masyarakat yang merasa diresahkan dengan oleh kebisingan petasan atau mercon tersebut, bahkan sebagaian masyarakat meminta agar penjualan jenis petasan ditertibkan.

Salah seorang penjual petasan di Malingping yang enggan disebut namanya mengungkapkan, bahwa petasan itu dia dapat dari daerah Bogor dan Sukabumi. Menurutnya, usaha petasan itu ramainya musiman, terutama pada bulan puasa hingga malam Lebaran.

“Saat ini hingga malam lebaran jualan petasan bagus,” ujarnya, Senin (22/6/2015).

Dia menambahkan, jika harga petasan juga variasi, mulai dari yang mahal hingga yang paling murah.

“Yang mahal itu harganya ada yang satu pak lima ratus ribu, sedangkan yang termurah itu jenis petasan cabe, paling hanya 2000 perak,” paparnya.

Sementara itu, salah seorang Dewan Masjid Baiturrahim Malingping, Mamad mengatakan, jika banyak warga yang merasa terganggu dengan kebisingan suara petasan, bahkan dinilai mengganggu kenyamanan beribadah.

“Bayangkan saja, di Alun-alun Malingping itu bising oleh yang nyulut petasan. Bahkan, jamaah shalat taraweh di masjid baiturrahim pun sering mengeluh terganggu,” ujar Mamad. (CR-01)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment