a
Widget Image

Kartu Kuning Online Belum Berfungsi

SERANG, BANPOS – Pembuat kartu kuning di Kota Serang sepanjang Juli 2015 mengalami peningkatan hingga 75 persen dibandingkan hari biasanya. Kondisi serupa terjadi dalam pembuatan SKCK di Mapolres Serang.

Menurut informasi, pada hari biasa Disnakertrans Kota Serang hanya mengeluarkan sekitar 25 hingga 30 kartu tanda pencari kerja itu. Namun, sepanjang Juli 2015, Disnakertrans menerima sedikitnya 45 hingga 50 pembuat kartu kuning. Jumlah ini diprediksi bakal terus meningkat mengingat angkatan kerja baru mulai bermunculan, menyusul kelulusan sekolah dan pembukaan lowongan kerja di berbagai perusahaan.

Kasi Pendaftaran dan Pengolahan Data Disnakertrans Kota Serang Budi W saat dihubungi BANPOS, Senin (27/7/2015) membenarkan, jumlah pembuat kartu kuning mengalami peningkatan. “Sepanjang Juli ini, pemohon kartu kuning meningkat hingga 75 persen setiap harinya. Pada hari biasa, kami hanya menerima 25-30 pengajuan, tapi sekarang mencapai 45-50 pemohon,” kata Budi.

Menurut Budi, meningkatnya jumlah pemohon ini lantaran adanya lowongan pekerjaan di sejumlah perusahaan di kawasan Serang Timur, Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang. Sedangkan lowongan pekerjaan di dalam Kota Serang masih sangat minim. Terkait dengan pemberlakukan pembuatan kartu kuning secara online, kata Budi, pihaknya harus mengurus perizinan domain id atau go.id melalui Setda dan Dishubkominfo Kota Serang. “Belum dapat kita,” ujarnya.

Sementara ruang permohonan SKCK di Mapolres Serang pasca-Idul Fitri dipadati pengunjung. Para pemohon SKCK mayoritas untuk melamar pekerjaan. “Informasi yang saya dapat, setelah Lebaran beberapa industri di wilayah Serang Timur mulai membuka penerimaan karyawan,” kata Yudi Sulistyo (21) warga Kompleks Ciceri Indah, Kota Serang.

Selain untuk melamar pekerjaan, beberapa di antaranya ada juga untuk keperluan melanjutkan sekolah. “Kalau saya untuk melengkapi berkas melanjutkan sekolah. Daripada harus balik lagi mendingan saya buat SKCK sekarang,” ujar Ernawati, siswi yang mengaku melajutkan kuliah di Universitas Padjajaran.

Perwira Urusan Administrasi (Paurmin) Satuan Intelkam Polres Serang Ipda Suyatno mengatakan, lonjakan pemohon SKCK dinilai wajar karena seluruh warga sudah kembali dari mudik Lebaran dan mulai melaksanakan aktivitasnya masing-masing. “Kalau minggu kemarin, baru pegawai saja yang balik. Mulai hari ini (Senin, red) semuanya sudah sudah kembali,” kata Suyatno.

Pada hari-hari biasa, kata Suyatno, setiap hari rata-rata Polres Serang melayani sekitar 50 pemohon SKCK. Namun, setelah Lebaran ini melonjak melebihi angka 100 pemohon. (NED/AEP)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment