a
Widget Image
perbaikan-jalan

Pembangunan Jalan Petir-Ciruas Disinyalir Rawan Penyelewengan

Ilustrasi Perbaikan jalan

Ilustrasi Perbaikan jalan

SERANG, BANPOS – Proyek pembangunan jalan Ciruas – Petir diduga berjalan dengan pengawasan yang tak optimal. Pasalnya, pekerjan jalan yang dibiayai APBD Provinsi Banten 2015 itu kerap ditinggalkan oleh pengawas dan pelaksana teknis lapangan.

Berdasarkan penelusuran BANPOS akhir pekan lalu, tak ada satu pun petugas lapangan yang mengawasi jalannya pekerjan senilai Rp16,3 miliar itu. Baik konsultan, petugas dari perusahaan pelaksana proyek maupun petugas dari DBMTR Banten tak berada di lokasi maupun direksi kit dari pekerjaan itu.

“Memang sering ditinggal seperti ini pak. Tapi kita tetap kerja seperti biasa,” jawab seorang pekerja proyek yang tak bersedia menyebutkan namanya ketika ditemui di lokasi.

Ketika dikonfirmasi, Pelaksana Teknis proyek pembangunan Jalan Petir-Ciruas, Cece, mengaku memang tak berada di lokasi. Dia mengaku sedang dalam perjalanan pulang menuju Malingping, Kabupaten Lebak.

“Saya sedang dalam perjalanan ke Malingping, Senin (3/8/2015) saja kita ketemu,” kata Cece ketika dikonfirmasi pada jam kerja, Jumat (31/7/2015) lalu.

Terpisah, pengamat pembangunan di Provinsi Banten, Hikmat Anugerah menyesalkan minimnya pengawasan dalam pembangunan jalan Petir-Ciruas. Menurutnya, kondisi itu membuat proyek itu rawan mengalami penyelewengan karena lemahnya kontrol dari pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab.

“Tidak boleh itu (membiarkan proyek berjalan tanpa pengawasan, red). Yang diawasi saja bisa diselewengkan, apalagi yang tidak (diawasi, red),” kata Hikmat.

Hikmat mendesak seluruh pihak yang bertangung jawab dalam proyek itu untuk menjalankan tugas secara profesional. Menurutnya, penangung jawab di lapangan tidak boleh memberikan laporan ABS (Asal Bapak Senang, red), dan meninggalkan kewajibannya.

“Mereka kan harus mempertangungjawabkan tugas mereka, apalagi ini kan uang rakyat yang mereka kelola,” pungkas Hikmat.(ENK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment