a
Widget Image
Tersangka yang berhasil diamankan polda banten dalam operasi kalimaya. 
Rizqi Mahardhika

Polda Banten Gelar Operasi Kalimaya, 42 Preman Dijaring

Tersangka yang berhasil diamankan polda banten dalam operasi kalimaya.  Rizqi Mahardhika

Tersangka yang berhasil diamankan polda banten dalam operasi kalimaya.
Rizqi Mahardhika

SERANG, BANPOS – Kepolisian Daerah Banten menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat) dengan sandi Operasi Kalimaya. Dalam operasi yang digelar selama September itu, berhasil dijaring 42 orang preman yang keberadaannya meresahkan masyarakat

Menurut Kapolda Banten, Brigjend Pol. Boy Rafli Amar, premanisme yang terjadi di wilayah hukum Polda Banten sudah masuk dalam taraf mengkhawatirkan. Karenanya, untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat, Polda Banten melancarkan operasi Kalimaya 2015.

“Lokasi operasi di perlintasan kendaraan angkutan seperti di Banjaragung, Pelabuhan Merak, Terminal Kepandean, dan Pasar Rangkasbitung yang merupakan tempat rawan praktik premanisme,” ujar Boy, Rabu (30/9/2015).

Menurut Kapolda, Operasi Kalimaya digelar 9 sampai 23 September 2015 itu menjaring 128 orang yang diduga keberadaannya meresahkan masyarakat. Dari seluruh yang dijaring, 42 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka tindakan premanisme dan diamankan di Mapolda Banten.

Para tersangka, Lanjut Boy sudah meresahkan masyarakat karena sering melakukan praktik premanisme seperti melakukan pungli terhadap mobil angkutan barang. Dalam operasi tersebut pihaknya juga mengamankan pelaku pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, Pekerja Seks Komersial dan Pasangan Mesum dengan ribuan botol minuman keras.(CR-8)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment