a
Widget Image
mulyadi-jayabaya-600x344

Lapor Polisi, Tobari Dapat Teror dari Anak JB

Mulyadi Jayabaya

Mulyadi Jayabaya

SERANG, BANPOS – Tobari bin Mahmud (48), Korban penganiayaan yang dilakukan oleh Ketua KADIN Banten, Mulyadi Jayabaya mengaku mendapatkan teror setelah membuat laporan penganiayaan dan pengrusakan mobil miliknya ke Polda Banten.

Tobari yang merupakan warga asal Kampung Garung Sabrang, RT 003/002, Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak mengaku mendapatkan teror melalui sambungan telepon setelah dirinya melaporkan insiden pengeroyokan tehadap dirinya pada Jumat (9/10/2015) lalu.

“Ada teror yang telponin. Ngaku nya anak nya (Mulyadi Jayabaya). Ya saya khawatir, saya rakyat kecil. Ya gmn ya, ya takut gitu,” kata Tobari,

Selain telepon, lanjut Tobari dirinya juga kerap mendapatkan teror melalui pesan singkat yang isinya agar dirinya tidak mencabut laporan penganiayaan yang di lakukan mantan Bupati Lebak bersama pengawalnya tersebut.

“Harapannya minta keadilan. Kita kan rakyat kecil. Mentang-mentang orang pinter, jangan semena-mena gitu,” tegasnya.

Sementara itu kerabat Mulyadi Jayabaya yang juga wakil ketua KADIN Banten, Agus R Wisas menapik adanya teror yang ditujukan kepada keluarga korban, bahkan dirinya mengatakan Jayabaya atau yang akrab di panggil JB tersebut tidak melalukan penganiayaan.

“Ga ada ah (teror), araneh (aneh). Khawatir ada yang ingin memperkeruh suasana,” kata Agus R Wisas

“Yang mukulin anak buahnya JB. Tapi bukan JB nya. Ga pernah JB mukulin orang secara langsung. JB tidak pernah melakukan penganiayaa  seperti seperti yang dituduhkan. Insiden itu terjadi antara pelapor dan pengawal,” lanjutnya

Perlu di ketahui Tobari (48) menjadi korban penganiayaan dan pengrusakan mobil yang diduga dilakukan oleh Mulyadi Jayabaya beserta 2 orang pengawalnya ketika iring iringan mobil JB melintas di Kabupaten Lebak. (CR-8)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment