a
Widget Image
Ilustrasi penjaja seks komersial.

Sssttt, Ini Lelaki yang Suka Nikmati Jasa PSK di Bayah

BAYAH, BANPOS – Kunjungan wisatawan ke Pantai Sawarna plus ribuan pekerja semen Merah Putih menjadi sasaran para penjaja seks komersial (PSK) di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Kedua kelompok itulah yang sejauh ini mendominasi penggunaan jasa pada PSK yang tersebar di Villa Madang, Pulomanuk dan Cipanengah itu.

Menurut seorang PSK berinisial NN, kebanyakan lelaki hidung belang yang dilayaninya adalah pekerja pabrik. Selebihnya adalah wisatawan yang membutuhkan jasa PSK saat tengah berwisata ke Sawarna.

“Ya kita mah nggak perlu tampang ganteng, yang penting punya uang dan mau bayar kita, ya pasti kita layani. Kebetulan yang paling banyak mau ‘pakai’ kita ya orang pabrik dan orang luar yang (berkunjung) ke Sawarna,” kata NN, PSK yang mengaku berasal dari Bogor itu.

Sementara, seorang karyawan pabrik bernama Dendi (Bukan nama sebenarnya, red), mengaku sesekali menikmati hiburan di warung-warung karaoke yang terdapat di Cipanengah, Pulomanuk maupun Villa Madang. Menurutnya, tak setiap berkunjung ke tempat itu dirinya menikmati jasa para penjaja seks komersial.

“Seringnya sih Cuma nyanyi-nyanyi sambil minum untuk melepaskan penat setelah lelah bekerja. Apalagi kita kan jauh dari keluarga, jadi perlu lah hiburan seperti ini,” kata Dendi yang mengaku berasal dari Sukabumi itu.

untuk mendapatkan pelayanan seksual dari wanita di salah satu dari ketiga tempat itu, cukup dengan berkaraoke di salah satu warung. Bila terjadi transaksi, si lelaki hidung belang bisa menggunakan kamar di dalam warung.

“Ya untuk tidur bareng di dalam kamar tentunya ada tarif sewa kamar dari si pemilik warung,” kata Dendi.
Bila merasa tak nyaman untuk ‘bermain’ di warung tersebut, sambung Dendi, si penjaja seks juga tak keberatan untuk diboyong keluar areal. Biasanya, mereka dibawa ke sejumlah penginapan yang ada di Bayah.

“Tetapi, kalau mau dibawa ke penginapan, kita harus memberi uang cabut (Istilah untuk membayar mucikari, red) kepada pemilik warung,” kata Dendi.(ENK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment