pdam tirta berkah, pdam pandeglang

Duh! Air PDAM Mampet, Pelanggan Tak Mandi

PANDEGLANG, BANPOS – Pelanggan PDAM Tirta Berkah mengeluhkan pelayanan perusahaan milik pemerintah daerah tersebut. Pasalnya, sejak tiga hari terakhir aliran air sudah tidak masuk ke rumah pelanggan.

Salah seorangan pelanggan PDAM yang namanya tidak disebutkan mengaku, sejak dua hari terakhir dia tidak mandi. Penyebabnya adalah karena pasokan air dari PDAM tidak berjalan.

“Sudah dua hari saya tidak mandi. Karena air PDAM tidak ngalir,” ujar pria yang berdomisili di Kelurahan Kabayan ini.

Menurutnya, kejadian seperti ini sangat sering dialami oleh pelanggan di wilayahnya. Dia sangat menyayangkan buruknya pelayanan PDAM Tirta Berkah. Akibat tidak adanya pasokan air, ia bersama keluarganya terpaksa menumpangmandi ke rumah tetangga yang masih memiliki pasokan air.

Baca juga : Situ Cicawene Layak Dijadikan Objek Wisata

“Tiap bulan bayar air tapi airnya tidak lancar. Kami jelas dirugikan, karena terganggu,” keluhnya.

Terpisah, Kabag Hubungan Pelanggan PDAM Tirta Berkah Euis Yuningsih menyebut, tidak mengalirnya air ke wilayah perkotaan seperti Kampung Kabayan, Pasarheubeul, Gardutanjak dan sekitarnya dikarenakan pipa induk Cikoromoy pecah.

Euis menjelaskan, pipa PPC berdiameter 10 inci yang dipasang awal 1990-an itu sudah tua dan kerap pecah.

“Sebenarnya ini adalah masalah lama dan kerap terulang. Kami sudah beberapa kali mengusulkan kepada pemerintah pusat dan provinsi untuk minta pergantian, namun sampai saat ini belum ada realisasi,” ungkap Euis saat ditemui di kantornya, Rabu (24/2/2015).

Dikatakannya, pipa induk tersebut memiliki panjang sekitar tiga kilometer yakni dari sumber air Cikoromoy hingga Nyimas Ropoh. Dengan panjang tiga kilometer, diperkirakan dibutuhkan biaya Rp4 miliar untuk penggantian dengan pipa jenis HDPE.

“Kita juga tidak ingin seperti itu, sebab selain pelayanan kepada pelanggan terganggu dan juga pendapatan PDAM otomatis berkurang. Namun kita juga sedang upayakan perbaikan, agar pelayanan kepada pelanggan bisa berjalan normal,” harapnya.

Atas terganggunya pelayanan ini, pihaknya meminta maaf kepada para pelanggan dan saat ini sedang berupaya melakukan perbaikan. (ARI/EKY)

Share With:
Rate This Article

Leave A Comment