a
Widget Image
Indonesia Darurarurat PHK

Indonesia Darurat PHK

SERANG, BANPOS – Demam PHK. Ya, berita mengenai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ribuan karyawan di sektor elektronik, pertambangan serta otomotif memang sedang menghiasi media-media nasional maupun lokal beberapa minggu terakhir ini.

Bahkan, ada sebagian dari pelaku industri tersebut yang terang-terangan akan hengkang dari Indonnesia.

(mengutip dari liputan6.com) Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan pada periode Januari-Maret 2016‎ sejumlah perusahaan secara bertahap akan melakukan pengurangan tenaga kerja. Diperkirakan, Jumlah Karyawan yang Terkena PHK Bisa Mencapai 10.000 Orang lebih. Kalau ini dibiarkan sampai akhir tahun, jumlahnya akan sama dengan tahun lalu. ‎Pada 2015 yang ter-PHK sudah 50 ribu orang,” kata dia.

Said menambahkan, pemerintah untuk segera mencabut Peraturan Pemerintah (PP) 78 Tahun 2015. Pasalnya, kebijakan tersebut dianggap menerapkan formula upah murah. Dia juga memint‎a pemerintah untuk berunding mengenai masalah upah. Menurut dia, kebijakan upah saat ini melanggar ketentuan karena tidak melibatkan buruh. Selanjutnya, kembalikan hak berunding buruh dalam perhitungan dan penetapan upah minimum. Karena ini sudah melanggar konvensi organisasi buruh sedunia,” katanya.

Jika ini tidak cepat ditangani serius oleh pemerintah pusat, maka ribuan masyarakat akan kehilangan mata pencaharian dan pengangguran pun kian melimpah dan Indonesia bisa saja akan terjadi krisis ekonomi.

Berikut daftar perusahaan yang akan segera melakukan PHK pada Januari sampai Maret 2016:

1.‎ Panasonic
2. Toshiba
3. Shamoin
4. Starlink
5. Jaba Garmindo
6. Yamaha
7. Astra Honda Motor
8. Hino
9. Astra Komponen
10. AWP
11. Aishin
12. Musashi
13. Sunstar

(RUL/NET)

Share With:
Rate This Article

Leave A Comment