kampus Untirta Dan BNNP Banten

BNNP Banten dan UNTIRTA Teken MOU Program Anti Narkoba

SERANG, BANPOS – Sebagai Satu – satunya Universitas Negeri di Provinsi Banten, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) merasa turut bertanggung jawab ikut ambil bagian dalam mendukung Program Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba di Provinsi Banten.

Mengingat penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba mayoritas menyasar pelajar dan mahasiswa.

Langkah – langkah yang dilakukan oleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) untuk mendukung Program P4GN khususnya di lingkungan Kampus ini diimplementasikan dalam beberapa tahap.

Yang pertama Pihak Untirta telah melakukan MoU dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten tentang Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba terhadap Mahasiswa beberapa waktu lalu.

Kemudian, masih bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) membentuk Satgas Mahasiswa anti Narkoba sebanyak 40 orang.

Adapun tujuan dari Satgas Mahasiswa anti Narkoba ini adalah untuk mengamankan lingkungan Kampus Untirta dari Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba.

Selanjutnya, setiap tahunnya Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengirimkan mahasiswa yang akan mengabdikan diri kepada masyarakat melalui program KKM Mahasiswa.

Diharapkan dengan telah dibekali ilmu pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba yang cukup, mereka yang diterjunkan ke masyarakat dapat mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan Narkoba kepada Masyarakat luas.

Setelah dibentuk Satgas Mahasiswa Anti Narkoba Di Untirta, Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten mengadakan kegiatan Test Urine di lingkungan Pelajar dan Mahasiswa pada hari Rabu, 16 Maret 2016 yang lalu, dan hasilnya dari sampling mahasiwa untirta yang mengikuti kegiatan test urine ini tidak ada yang teridentifikasi menggunakan Narkoba.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten Bapak Sugino, SE, MH mengatakan bahwa dari hasil operasi/ razia narkoba di Banten sepanjang tahun 2015 yang lalu, mayoritas yang kita tangkap adalah Mahasiswa, karena memang pada masa remaja ini rasa ingin tahu mereka tinggi, dan salah pergaulan menjadi faktor utama penyalahgunaan Narkoba.

Oleh Karena itu, tahun ini kita bekerja sama dengan pihak Kampus untuk turut pedulidan bertanggung jawab terhadap masalah narkoba ini.

“Mahasiswa adalah generasi emas dan asset bangsa yang harus kita jaga dan Selamatkan Masa Depannya. Kalau Generasi bangsa rusak bagaimana nasib bangsa kita ke depan” cetusnya.

Hal ini di dukung oleh Prof. Dr. Kartina, MP selaku Wakil Rektor Untirta Bidang Kerjasama. Beliau menyadari bahwa permasalahan Narkoba ini sudah tidak bisa dianggap enteng lagi, bahkan peredarannya semakin mengkhawatirkan.

Oleh karena itu, pihak Untirta bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten untuk melaksanakan Program Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di lingkungan Kampus. Harapannya hal ini dapat mengurangi jumlah penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Provinsi Banten.(ADV)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment