a
Widget Image
Lurah Cipare, Supardi saat menemui warga Sempu Banten

Lurah Cipare Bantah Bikin Resah Warga Sempu

SERANG, BANPOS – Lurah Cipare, Supardi membantah jika telah membuat resah warga dengan mengeluarkan statmen-statmen terkait rencana penggusuran dan harga tanah dilokasi tersebut.

Menurutnya, seorang Polisi bernama Zaenudin beberapa waktu lalu datang ke kantornya dan memintanya untuk diantarkan ke lokasi tanah seluas 7.000 meter persegi yang saat ini ditempati oleh hampir seluruh warga RT03 tersebut.

“Saya ini didatangi oleh Pak Zaenudin. Katanya itu perintah atasannya (Kapolda, red). Lalu saya antarkan bersama staf saya ke lokasi.
Itu bukan berarti saya mendukung pihak yang mengaku pemilik yang atas nama hak waris Supra Kuswara.

Malah saya sendiri bahagia dengan kedatangan keluarga ahli waris ini, karena apa? karena akhirnya nanti akan jelas siapa pemilik lahan ini.

Karena selama ini warga yang ingin mengurus hak kepemilikian juga tidak bisa, karena memang katanya dahulu tanah tak bertuan, padahal warga setiap tahunnya membayar SPT,” kata Supardi.

Ditempat yang sama, Seklur Cipare, Iman mengaku jika obrolannya dengan warga tentang harga tanah dan nilai kerohiman kepada warga yang akan tergusur ialah hanya sebatas obrolan. Bukan keterangan atau keputusan resmi.

Meski begitu ia meminta maaf jika hal tersebut menjadi kegelisahan warga. “Saya tidak ada niatan untuk membuat resah warga. Karena saya faham sekali perasaan warga, kemarin itu hanyalah sebatas obrolan, hanya seandainya jika memang itu tanah milik dari hak waris Supra Kuswara,” kata Iman.

Atas kondisi tersebut, warga akan segera memusyarawahkan persoalan tersebut kepada seluruh warga. Warga juga meminta kepada pemilik atau hak waris lahan untuk menunjukan bukti-bukti kepemilikan. (NED/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment