a
Widget Image
Kondisi Fadli saat dipasung

Miris, Mantan Pimpinan Yayasan Berakhir di Pasungan

CILEGON, BANPOS – Kisah miris menimpa Hamdiyah (50) warga Sambidonhko, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, yang terpaksa memasung anaknya karena diduga mengalami gangguan kejiwaan dan tidak memiliki biaya untuk pengobatan.

Hamdiyah terpaksa harus memasung Fadli (32) karena diduga mengalami gangguan kejiawaan dan kerap mengamuk serta mengganggu warga setempat.

“Semenjak dua tahun lalu anak saya mengalami ganguan jiwa. Padahal sebelumnya dia sehat-sehat saja,” kata sang ibunda, Hamdiyah (50), saat ditemui dikediamannya, Selasa (01/03/2016).

Fadli yang pernah memimpin Yayasan Yatim Piatu bernama Al Fatah tersebut saat ini hanya bisa hidup dengan kaki terikat di dalam rumah milik orangtuanya.

Hamdiya, sang ibu yang umurnya sudah tidak muda lagi menceritakan nasib malang yang menimpa anaknya hingga meneteskan air matanya. Pasalnya, pihak keluarga tidak dapat berbuat banyak karena terbentur biaya pengobatan.

“Tega gak tega sebenarnya harus memasung anak. Saya gak punya uang untuk mengobati Fadil ke rumah sakit. Ya paling diobati ke orang pinter,” terangnya.

Lurah Cikerai, Astri membenarkan ada salah warganya yang mengalami gangguan kejiwaan dan pihaknya mengaku akan terus berupaya berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Memang benar ada warga saya yang mengalami ganguan jiwa yang bernama Fadil. Kami akan berupaya dan berkoordinasi dengan Dinsos dan Dinkes agar bisa di obati. Akan tetapi itu tergantung piahak keluarganya, boleh tidak di rawat,” Pungkas Lurah Cikerai, Astri. (DIK/RUL)

Share With:
Rate This Article

Leave A Comment