ilustrasi paud

PAUD di Kabupaten Serang Diguyur Rp14 Miliar

SERANG, BANPOS – Dindikbud Kabupaten Serang merillis jumlah lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang akan mendapat bantuan dengan nilai total Rp14 miliar. Dari total anggaran tersebut, setiap PAUD nantinya akan menerima Rp36 juta dengan syarat minimal memiliki minimal 60 murid.

Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Ahmad Saepudin mengatakan, anggaran untuk pendidikan tahun ini mengalami beberapa perubahan. Salah satunya, anggaran lembaga PAUD.

“Total bantuan anggaran untuk lembaga PAUD untuk dana dari pusat digelontorkan hingga Rp9 miliar, ditambah lagi dari APBD Rp5 miliar. Makanya, Insya Allah kami akan terus tingkatkan kesejahteraan sesuai harapan Ibu Bupati (menyebut Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah),” ujarnya.

Ia menjelaskan, PAUD penerima bantuan dibagi dalam dua kategori. Kategori pertama PAUD yang memiliki minimal 60 murid diberi bantuan Rp36 juta. Sedangkan kategori dua adalah PAUD yang memiliki murid di bawah 60, maka dihitung Rp600.000 per orang.

“Setiap lembaga nanti akan memperoleh bantuan sesuai kategorinya. Bantuan itu, silahkan diatur seperti dana BOS. Apakah untuk biaya operasional, alat-alat sekolah, administrasi, termasuk insentif guru untuk kesejahteraan. Kalau jumlah penerimanya saya kurang hafal,” urainya.

Disinggung terkait gedung PAUD yang dinilai masih banyak yang tidak layak, Saepudin mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan secara bertahap. Karena PAUD milik yayasan atau swasta, bentuk bantuan yang diberikan juga berbeda dengan bantuan yang diterima sekolah negeri seperti SDN dan SMPN.

“Tapi, tetap kami perhatikan sesuai kemampuan anggaran,” imbuhnya.

Senada, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi kepada para guru PAUD yang peduli terhadap pendidikan anak.

“Kalau dilihat kan, insentif untuk mereka dari Pemkab masih kurang. Padahal, mereka dengan semangat mendidik anak sudah membantu tugas pemerintah,” tuturnya.

Pemkab Serang, sambung dia, terus menjalin komunikasi dengan PAUD. Pasalnya, pada 2017 mendatang, anggaran untuk SMA dan SMK akan dialokasikan ke PAUD, menyusul kewenangan SMA dan SMK, akan diambil alih Pemprov Banten.

“Perkembangan otak anak kan 50 persennya ada di usia dini. Mudah-mudahan, anggaran SMA/SMK bisa kita turunkan ke PAUD,” harapnya. (DWA/MOR/EKY)

Sumber : Koran Banten Pos hari ini

Share With:
Rate This Article

Leave A Comment