a
Widget Image
Ilustrasi

Pemkab Serang Sediakan Asuransi Gagal Panen

Serang, BANPOS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang telah menyediakan Asuransi sebesar 62 juta, bagi petani yang mengalami gagal panen.

Hal itu dilakukan untuk membantu petani di Kabupaten Serang supaya tidak mengalami kerugian yang cukup besar, dan kepedulian dari Pemkab Serang terhadap para petani.

Kepala Bidang Pertanian, Puji Astuti mengatakan, Karena banyaknya keluhan dari petani yang mengalami gagal panen pada saat musim hujan maupun musim kemarau.

Membuat Dinas Pertanian, Pekebuan, Pertenakan dan Perhutan menjadi merasa tersentuh. Akhirnya, program asuransi gagal panen pun diluncurkan.

“Awal tahun 2016 program ini sudah mulai dilakukan, dan alhamdulillah tidak ada lagi petani yang mengeluh karena gagal panen,” ungkap Puji Astuti kepada BANPOS, Jum’at(18/3).

Seperti diketahui, sambungnya, apabila ada petani yang ingin ikut dalam program asuransi gagal panen. Harus masuk terlebih dahulu kedalam Kelompok Tani Kabupaten Serang.

“Kemudian membawa KTP dan uang sebesar Rp 30.000 Ribu untuk membayar premi. Karena asuransi gagal panen ini 80 persen di tanggung Pemkab Serang, dan 20 persen di tanggung sendiri,” jelasnya.

Dengan luas sawah sebesar 48 Ribu hektar yang berada di Kabupaten Serang, masih kata Puji, akan terus dilindungi, karena supaya dapat mencapai target panen pada setiap tahunya.

“Makanya kita berharap, agar 112 Kelompok Tani yang terdapat di Kabupaten Serang dapat mengikuti asuransi gagal panen yang disediakan oleh Pemkab Serang,” ucapnya.

Di tempat berbeda, salah satu petani Desa Serdang, Sarnadi mengaku senang atas kepedulian yang diberikan oleh Pemkab Serang kepada para petani di daerah Desa Serdang.

“Karena bantuan dari asuransinya itu membuat kita tidak menjadi mengalami kerugian yang cukup besar. Panen pun bisa menjadi jalan kembali,” ujar Sarnadi.(CR-02/RUL)

Share With:
Rate This Article

Leave A Comment