a
Widget Image
Ilustrasi

Sempat Tertunda, Puluhan Jemaah Umroh Rindu Ka,bah Diberangkatkan

RANGKASBITUNG ,BANPOS – Trafel Rindu Ka’bah akhirnya bisa memberangkatkan jamaah umroh sebanyak 54 orang, setelah mereka mengganti trafel perjalanan umroh dari Rindu Ka’bah ke trafel Haida Nida Wisata (HNW).

Karena, trafel Rindu Ka’bah yang berpusat di Jakarta bermasalah dan tidak bisa memberangkatkan ratusan jamaah yang sudah mendaftar, hingga akhirnya pihak manajemen pemasaran bagian Lebak berinisiatif mengganti trafel perjalanan umroh.

Lela Madali pengelola jasa umroh mengatakan, pihaknya merasa bersyukur telah bisa memberangkatkan jamaah umroh yang dulu sempat bermasalah karena trafel Rindu Ka’bah yang berpusat di Jakarta tidak bisa memberangkatkan jamaah yang sudah mendaftar.

“Jamaah umroh yang berangkat hari ini menggunakan trafel HNW menggantikan trafel Rindu Ka’bah karena bermasalah, dan ini merupakan bentuk tanggungjawab kita sebagai pengelola jasa umroh,” kata Lela, kepada Banten Raya, Selasa (1/3).

Sebetulnya jamaah yang mendaftar waktu itu kata Lela sekitar 171 orang, karena tidak ada kejelasan pemberangkatan, pihaknya memberikan dua opsi kepada jamaah yakni mengambil kembali uang yang telah disetorkan atau menunggu dengan sabar pemberangkatan umrohnya.

Akhirnya, sebagian jamaah ada yang diambil kembali serta ada juga yang sabar, hingga hari ini sebagian jemaah dapat berangkat dengan menggunakan trafel yang lain.

“Secara materi pergantian trafel ini kita sama sekali tidak mendapatkan apa-apa, ini hanya bentuk komitmen dan tanggungjawab kita sebagai penyelenggara umroh kepada masyarakat yang sempat ada masalah,” ujarnya.

Sementara, salahseorang jamaah umroh Asal Rangkasbitung Acep Kresna menyatakan, ia bersama istrinya merasa bersyukur bisa berangkat umroh, walaupun sebelumnya ada sedikit masalah dengan pihak travel yang ada di Jakarta.

“Saya bersama istri memang sebelumnya ditawarkan pengembalian uang yang sudah disetor. Tapi, saya melihat pengelola umroh yang mau bertanggungjawab dan permasalahanya bukan pada pengelola di Lebak, akhirnya kita menunggu sampai hari ini kita bisa merangkat,” Kata Acep.(Ade/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment