Sidang Suap Bank Banten, Rano Karno Akui Ada Oknum Dewan Meminta 10 M

SERANG, BANPOS – Gubernur Provinsi Banten, Rano Karno akui ada oknum dewan yang meminta uang ketika menjadi saksi dalam persidangan kasus dugaan suap pembentukan Bank Banten dengan terdakwa Ricky Tampinongkol di Pengadilan Negeri Serang, Selasa (22/3/2016).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang berasal dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mendatangkan Gubernur Provinsi Banten, Rano Karno untuk bersaksi atas terdakwa Ricky Tampinongkol.

Dalam kesaksiannya, Rano Karno Mengatakan bahwa terdapat oknum anggota DPRD yang meminta uang sebesar 10 miliar kepada pihak Banten Global Development (BGD) dalam selama proses pembentukan Bank Banten.

“Pak Ricky pernah telfon saya dia mengatakan, pak gimana dewan meminta sepuluh miliar. Kemudian saya bilang jangan di dengar biarkan saja,” Ujar Rano Karno.

Berita Terkait : Rano Karno Jadi Saksi Kasus Suap Bank Banten, PB Serang Disesaki Masyarakat

Namun, ketika Ketua Hakim, Muhammad Sainal menanyakan bagaimana kelanjutannya, Rano Karno mengungkapkan Ricky Tampinongkol beberapa kali memghubunginya lewat telfon, namun tidak mengatakan siapa oknum anggota dewan yang meminta dan peruntukannya untuk apa.

“Dia tidak menyebutlan nama dan saya tidak tau itu untuk siapa,” Lanjutnya.

Menurut pantauan Bantenpos.co dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi hari ini akan memeriksa sejumlah yang merupakan pejabat di tingkat Pemprov Banten diantaranya adalah Ranta Soeharta, Hartono dan Yanuar.(DIK/RUL)

Share With:
Rate This Article

Leave A Comment