a
Widget Image
pin polio, dinkes cilegon

Waduh! PIN Di Cilegon Tak Capai Target, 8.200 Balita Belum Imunasi Polio

CILEGON, BANPOS – Hingga hari terakhir Pekan Imunasi Nasional (PIN) Polio, Selasa (15/3/2016), ternyata Dinkes Cilegon tidak mampu mencapai target. Bahkan, masih ada ribuan balita di Kota Cilegon belum terimuniasasi Polio. Tercatat, sebanyak 8.200 balita di Kota Baja yang hingga saat ini belum memperoleh imunasasi Polio. Dalam PIN Polio tahun 2016 Dinkes Cilegon menargetkan 41.017 balita terimunisasi Polio.

Demikan disampaikan Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Cilegon, Retno Windarwati mengakui, meski PIN Polio digelar selama seminggu penuh, namun masih jauh dari harapan. Menurutnya, tidak tercapainya target tersebut, karena minimnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya imunisasi Polio.

“Terhitung dari tanggal 8 Maret hingga 15 Maret ini, target imuniasasi di Kota Cilegon tak sesuai target. Tak tercapainya target akan menjadi konsen kami agar seluruh bayi di Cilegon bisa melakukan imuniasasi ini,” ujarnya, Selasa (15/3/2016).

Meski mendapat hambatan, pihaknya tetap akan menjalankan program imunisasi Polio dan Campak, dengan cara door to door atau langsung berkunjung dari rumah ke rumah.

Baca juga : Miris, Mantan Pimpinan Yayasan Berakhir di Pasungan

“Nanti kami akan instruksikan seluruh Kepala Puskesmas agar melakukan sweeping. Artinya, petugas datang langsung ke rumah penduduk untuk melakukan imunisasi. Sweeping tersebut bertujuan agar balita terbebas berbagai penyakit,” imbuhnya.

Hal yang sama juga dinyatakan Kepala Puskesmas Pulomerak, Faisal yang mengatakan, bahwa hingga saat ini Kecamatan Pulomerak juga belum mampu mencapai target PIN Polio, dimana untuk target di Kecamatan Pulomerak 4.100 balita dan baru terserap tercapai 95 persen.

“Kami optimis sweeping hari terakir ini, target di Kecamatan Pulomerak dapat menembus hingga 100 persen,” tukasnya. (EUA/EKY)

Share With:
Rate This Article

Leave A Comment