a
Widget Image
Hj. Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos., M.Si (kerudung biru) saat bercengkrama dengan masyarakat

Adde Rosi Khoerunissa, Wanita Jangan Hanya jadi Pelengkap

BANPOS – Momentum Hari Kartini memiliki makna tersendiri bagi Adde Rosi Khoerunisa. Wanita yang banyak menduduki strategis dalam berbagai organisasi ini telah mantap berada di jalur politik. Karena menurutnya, dalam politik lah ia bisa menyuarakan berbagai keinginan masyarakat yang diwakilinya.

“Perjalanan politik saya dari awal terjun sampai saat ini, saya mulai dengan niatan yang tulus, ikhlas dan positif. Jadi alhamdulillah selalu diberikan kemudahan dan kelancaran, serta yang paling utama dukungan keluarga sangat berarti dalam karir saya,” kata Aci, demikian istri Andika Hazrumy ini biasa disapa.

Sebagai wanita, menurut pandangan politisi Golkar ini, mengejar karir itu sangat penting, tapi yang paling utama keluarga. Lantaran, jika dalam berpolitik gagal bisa diulang ketika ada kesempatan, namun dalam mendidik perkembangan anak-anak tidak akan bisa diulang untuk ke dua kali.

“Jadi pola pengasuhan anak di rumah itu prioritas utama,” ujar Wakil Ketua DPRD Banten ini.

Aci bersyukur mempunyai suami yang juga berkiprah dalam dunia politik, sehingga sama-sama bisa memahami ritme dan pola kerja masing-masing.

“Saling terbuka, jujur dan sharing dalam pekerjaan masing-masing, itu yang selalu kami lakukan,” urainya.

Dalam pandangannya, makna Hari Kartini merupakan momentum bangkitnya emansipasi. Seorang Kartini Masa Kini, lanjutnya, perempuan tetap harus bisa berkontribusi dalam pembangunan melalui keahlian di bidang masing-masing. Tetapi jangan melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan, yaitu tetap harus mengurus suami, mengandung, melahirkan dan membesarkan anak-anaknya.

“Kita bersama ketahui, emansipasi sebagai wujud persamaan hak dan kewajiban dalam beberapa aspek kehidupan,” ujar Aci lagi.

Bagaimana porsi keterwakilan perempuan dalam dunia politik, Aci menjabarkan, porsi 30 persen kuota perempuan yang dituangkan dalam uandang-undang menurutnya patut disyukuri. Namun, katanya, pemerintah agar tadak setengah hati memberlakukan aturan tersebut.

“Kalau berharap sih, bukan 30 persen tapi 50 persen kuota keterwakilan perempuan. Karena peningkatan prosentasi kuota mudah-an perempuan tidak dianggap sebagai saja, tetapi bersama-sama dengan kaum laki-laki dalam menjalankan pemerintahan. Tinggal kita pacu, lindungi dan dukung perempuan dalam pelaksanaannya,” harap Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten ini.

Untuk di Banten sendiri, menurutnya, aturan tentang perlindungan perempuan dan anak, regulasi yang dibuat pemerintah sudah maksimal. Terlebih anggaran responsif gender pun telah diberlakukan di seluruh SKPD. Hanya saja terkait pelaksanaan, partisipasi dan pengawasannya baik itu di masyarakat, eksekutif dan legislatif kurang memaksimalkan.

“Oleh krn itu saya berharap kesempatan dan peluang dlm kesetaraan gender ini d gunakan secara maksimal,” ujarnya.

Aci mengaku memiliki obsesi agar bisa membahagiakan masyarakat yang diwakilinya, melalui pemikiran, kinerja dan ketulusan.

“Dengan berpolitiklah jalan saya untuk bisa mencapai hal itu. Karena dengan berpolitik lah kita bisa membuat kebijakan, pengaanggaran, program yang memiliki kemashlahatan bagi seluruh umat,” katanya.

Pada momentum Hari Kartini ini, politisi muda ini juga menyerukan kepada perempuan-perempuan di Banten agar menjadi wanita yang kuat dalam keangguananya.

“Kita memang kaum yang diistimewakan tetapi jangn mau menjadi istimewa apabila hanya sebagai pelengkap dan pajangan dalam pembangunan di negeri yang kita cintai ini. Tetapi jadilah wanita yang mau, mampu, bisa, kuat, istimewa, bertanggungjawab, memiliki kompetensi dan tetap sadar akan kodratnya. Tak akan ada negeri yang kuat tanpa ada wanita di dalamnya.” pungkasnya. (ADV)

Hj. Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos., M.Si

Hj. Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos., M.Si

Biodata:
Nama / Name : Hj. Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos., M.Si
Tanggal Kelahiran / Date of Birth : Sumedang, 30 Oktober 1983
Suami / Husband : H. Andika Hazrumy, S. Sos
Anak / Children : Shakila Fitriannisa Hazrumy
Shafira Adyannisa Hazrumy
Shabiena Tetriannisa Hazrumy

Pendidikan :
– Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing, Bandung jurusan Bahasa Inggris (2001-2005)
– Universitas Harapan Kita, Tangerang jurusam Ilmu Komunikasi (2005-2009)
– Universitas Islam Syekh Yusuf, Tangerang (Magister Ilmu Admisitrasi Publik) (2010-2012)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment