aliyah syabrawi

Alya Syabrawi, Ajarkan Berpolitik Yang Jujur Dan Santun

BANPOS – Ketetapan hati Hj. Alya Syabrawi untuk terjun ke dunia politik sudah dipikirkan secara cermat, meski membutuhkan waktu, yakni tiga tahun lamanya. Kehadiran perempuan asal Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten, yang fenomenal di dunia jagat politik membuatnya tercatat sebagai Kartini masa kini.

Namanya pun kini mulai menyeruak sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Cilegon. Meski dia bukan merupakan anak tokoh terkenal, darah politiknya mulai membuncah sepeninggal almarhum suaminya H. Sam Rachmat, yang merupakan tokoh pendiri Partai NasDem di Provinsi Banten.

Dengan tidak melupakan kodratnya sebagai perempuan, dia tetap mengurus anak. Dirinya juga tetap tegar menapaki kehidupan sepeninggal almarhum H. Sam Rachmat.

aliyah syabrawi

Hj. Alya Syabrawi saat menyampaikan orasi poltik

Tidak banyak yang tahu, ibu dari Trias Bintang Chatulistiwa ini pernah mendapatkan ujian berat, mana kala dirinya harus berurusan dengan dunia hukum, yang baginya merupakan hal asing. Namun, dia yakin dengan pertolongan Allah semuanya bisa diatasi dan benar saja fitnah hukum yang dialaminya bisa dilalui dengan kemenangan.

“Orang yang memfitnah saya itu sudah minta maaf atas kesalahannya. Saya tidak menghitung berapa kali saya harus bolak-balik ke kantor penegak hukum. Padahal, saat itu tanah kuburan suami saya masih basah dan saya harus menjalani cobaan itu,” ucap Alya dalam sebuah perbincangan.

Lambat laun setelah peristiwa pahit itu berlalu, kini Alya secara perlahan tapi pasti mulai menapaki kehidupan yang membanggakan. Ia bisa membesarkan anak-anaknya yang kini sudah kuliah di Melbourne University Australia dan yang sedang menimba ilmu di tingkat SMA.

aliyah syabrawi, dpd nasdem cilegon

Hj. Alya Syabrawi berpose bersama usai acara pelantikan pengurus DPD Parta NasDem Kota Cilegon

Dalam mengurus perusahaan, wanita pejuang keluarga yang juga kakak kandung dari Sekretaris Fraksi DPRD Cilegon, Hawasi Syabrawi itu sangat piawai. Perusahaan yang dirintis almarhum suaminya kini berkembang dengan pesat.

Sebagai Kartini masa kini, Alya mengaku ingin memberikan kebaikan dalam berpolitik maupun dalam bermasyarakat. Politisi perempuan ini menolak keras tindakan tidak terpuji para politisi yang sering terjerumus ke dalam pusaran korupsi.

Melalui momentum Hari Kartini tahun ini, sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kota Cilegon, dirinya menularkan dan mengkampanyekan gerakan anti korupsi.

aliyah syabrawi

Hj. Alya Syabrawi dan Alm. H. Sam Rachmat beserta anak-anaknya

Adapun dalam menapaki kehidupan sehari-harinya, Alya menerapkan sepuluh filosofi hidup sebagaimana yang diajarkan Kanjeng Sunan Kalijaga, yang diantaranya mengusahakan keselamatan dan memberantas angkara murka. Menurutnya, para politisi perempuan harusnya menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi.

“Mari ajarkan kepada generasi kita untuk mengedepankan nilai kejujuran baik dalam lingkup rumah tangga maupun dalam berpolitik. Saya yakin Partai NasDem bisa mendeklarasikan diri dengan bagaimana berpolitik yang jujur dan santun,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Hj. Alya Syabrawi sejak 30 Maret lalu telah dilantik menjadi Ketua DPD Partai NasDem Kota Cilegon bersama Hj. Ruaniyah selaku Sekretaris dan Neneng Budiarti sebagai Bendahara. (ADV)

aliyah syabrawi

Hj. Alya Syabrawi

Filosofihidup:
– Memayu Hayuning Bawono, Ambrasto Dur Hangkoro, yakni manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan, serta memberantas sifat angkara murka, serakah dantamak.
– Suro Diro Joyo Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti, yakni segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar.
– Ojo Kuminter Mundak Keblinger, Ojo Cidra Mundak Cilaka, yakni jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, jangan suka berbuat curang agar tidak celaka.
– Ojo Adigang, Adigung, Adiguno, yakni jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti.

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment