un, ujian nasional

Anggaran Capai Rp12 miliar, Seluruh Siswa Di Banten Wajib Ikuti UN

SERANG, BANPOS – Dindik Banten Menghimbau kepada pihak sekolah untuk tidak memberikan larangan siswanya yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) karena alesan belum melunasi biaya administrasi yang menjadi tanggung jawab wali murid. Hal ini sebagaimana diungkapkan Sekretaris Dindik Banten Tedy Rukman.

Ia memaparkan, bahwa pemerintah pusat sudah mengalokasikan anggaran untuk hingga Rp12 miliar untuk pelaksanaan UN tahun ajaran 2015/2016 di Banten. Dana tersebut akan digunakan untuk seluruh pelaksanaan UN mulai dari di tingkat SD, SMP dan SMA sederajat.

“UN itukan dibiayai oleh negara, jadi coba saja kalau ada sekolah yang membuat keputusan melarang siswa atau muridnya ikut ujian akhir. Pasti akan kami panggil,” ujarnya, Selasa (5/4/2016).

Anggaran tersebut, sambung dia, akan dibagikan ke Kabupaten/Kota sesuai dengan jumlah peserta didik yang mengikuti UN.

Baca juga : Diduga Gara-gara PP 99, Tahanan Narkoba Ogah Ikut Ujian Nasional

“Paling banyak yang akan memperoleh anggaran UN itu Kabupaten Tangerang, karena pesertanya mencapai ratusan ribu,” urainya.

Disinggung terkait teknis pendistribusian anggaran UN tersebut, Tedy Rukman menyatakan, jika anggaran itu akan diberikan secara bertahap seuai dengan waktu pelaksanaan UN pertingkatan.

“Kita Sampaikan anggaran UN itu berjenjang, pertama 2 april kita distribusikan untuk biaya oprasioanl pelaksanaan UN SMA dan SMK, selanjutnya SMP sederajat dan SD. jadi anggarang untuk itu tidak sekaligus,” pungkasnya. (DIK/EKY)

Share With:
Rate This Article

Leave A Comment