a
Widget Image
layanan E-Publik

Aplikasi E-Publik Belum Optimal

PANDEGLANG, BANPOS – Memperoleh informasi publik dinilai masih sulit. meskipun Pemkab Pandeglang telah menyediakan e-publik yang bisa diakses melalui alamat website: www.ppid.pandeglangkab.go.i’d, bahkan bagi pengguna android, tersedia aplikasi e-public yang bisa didownload dari playstore dan googleplay.

Ketua BEM Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNMA Banten, Nurman mengaku pernah memohon data melalui e-publik, namun tidak ada pemberitahuan selanjutnya setelah dia melakukan pengisian formulir permohonan. Menurut dia, seharusnya ada konfirmasi dari admin aplikasi, apakah permohonan pengguna aplikasi ditindaklanjuti atau tidak.

“E-Publik saya download di playstore, di dalam aplikasi ada fitur permohonan data. Pemohon mengisi formulir yang tersedia, dan meng-klik kirim untuk mengirim formulir yang telah diisi. Tapi setelah melakukan pengiriman tidak ada konfirmasi, apakah permohonan saya diakomodir atau tidak. Padahal jika aplikasi itu maksimal memberikan pelayanan sebagaimana Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang KIP, ini sangat bagus,” kata Nurman.

Kendati demikian, Nurman apresiasi kepada Pemkab Pandeglang yang telah melakukan upaya mediasi bagi masyarakat, yang memerlukan informasi publik. Karena dalam aplikasi yang dimaksud tersedia kolom pertanyaan, apakah data yang dimohon ingin dikirim secara manual seperti melalui pos atau datang langsung ke pemkab untuk mendapat berkas kopian informasi. Selain itu pemohon bias juga meminta dikirim langsung melalui email.

“Konsepnya bagus bias memudahkan masyarakat mendapat informasi publik. Tapi belum bisa dibuktikan kinerjanya, karena saya mencoba memohon tapi tidak tahu apakah permohonan saya ditindaklanjuti atau tidak, karena tidak ada balasan atau keterangan jika permohonan saya akan ditindaklanjuti. Misal ada balasan melalui email. Tapi ini tidak,” katanya.

Sementara Kabid Kominfo Dishubkominfo Pandeglang, Tb Nandar Suptandar mengatakan aplikasi tersebut berjalan dengan baik, bahkan banyak pengguna yang memanfaatkannya guna mendapat informasi publik.

“Penggunanya sudah banyak. Tapi jelasnya tanya ke kasi sarana komunikasi yah,” singkatnya.

Berbeda dengan Nandar, Kasi Sarana Komunikasi Dishubkominfo, Eval Arifal menegaskan, hanya ada satu pemohon informasi sepanjang tahun 2016. Eval mengatakan, jika ada pemohon yang merasa kurang mendapatkan informasi sebagaimana harapan, dia berharap masyarakat memberikan masukan dan saran guna mengoptimalkan aplikasi tersebut. Karena dia akui, system secara teknis bias saja tidak bekerja atau ada masalah jaringan.

“E-Publik, tepatnya Elektronik Sistem Informasi Publik, Pejabat Pengelola Daerah (E-Simpul PPID) telah ada di Pandeglang sejak 2015, ini digagas oleh Bidang Kominfo Dishubkominfo Pandeglang, berdasarkan implementasi Undang-undang Nomor: 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Sedangkan pemohon informasi melalui aplikasi hanya ada satu orang selama 2016, tepatnya pada Januari. Jika ada masalah bagi pengguna aplikasi maka kami sangat mengharapkan masukannya agar bias melakukan optomalisasi aplikasi,” kata Eval.

Diketahui dari Eval, cara kerja Dishubkominfo dalam menjalankan aplikasi tersebut, caranaya melakukan cek email resmi yang sinkron dengan aplikasi e-publik Pandeglang setiap hari kerja. Hal itu untuk mengetahui ada dan tidaknya pemohon informasi dari masyarakat.

“Jika tidak ada kendala sistem dan jaringan, kami akan mengetahui ada dan tidaknya pemohon. Memang akhir Maret ini sistem mengalami trouble. Tapi kalau tidak bisa melalui aplikasi, bisa juga melalui alamat website ppid.pandeglang.go.id,” katanya.

Diketahui, aplikasi e-publik bisa didownload melalui playstore dan googleplay. Aplikasi bernama SIP PPID ini, menyediakan fitur permohonan informasi publik dengan cara, pemohon mengisi formulir yang mencakup pertanyaan identitas pemohon, data yang dimohon, SKPD tujuan, cara pemberi informasi menyampaikan kepada pemohon dan kolom email jika pemohon ingin mendapatkan data berupa softfile.(CR-1/RUL)

Share With:
Rate This Article

Leave A Comment