a
Widget Image
komisi II dprd banten, kemendag

Bahas Bantuan APBN Untuk Pembangunan Pasar, Komisi II DPRD Provinsi Banten Koordinasi Dengan Kemendag

JAKARTA, BANPOS – Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Jakarta, Selasa (19/4/2016). Kunker tersebut dalam rangka koordinasi dan konsultasi bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Provinsi Banten serta tindak lanjut rencana pembangunan pasar induk Banten.

Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Banten, Saukatudin mengatakan, bahwa bantuan APBN untuk Pemerintah Daerah di Provinsi Banten sangat diperlukan dan dibutuhkan.

“Karena itu kami ingin tahu berapa nilai bantuan APBN pada tahun anggaran 2016 ini untuk Pemerintah Daerah di Provinsi Banten,” kata Saukatudin.

Menanggapi hal itu, Biro Perencanaan dan Perdagangan Kemendag, Gomos menjelaskan, pada tahun anggaran 2016 ini bantuan APBN untuk Pemerintah Daerah di Provinsi Banten cukup besar. Dia memaparkan, bantuan untuk pembangunan revitalisasi Pasar Cibaliung di Kabupaten Pandeglang sebesar Rp7 miliar, sedangkan bantuan untuk revitalisasi Pasar Cipanas di Kabupaten Lebak sebesar Rp20 miliar.

“Bantuan untuk revitalisasi pasar itu diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota,” terangnya.

Selain itu, sambung dia, llima Kabupaten/Kota di Provinsi Banten mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperuntukan bagi pembangunan pasar, yakni untuk Kabupaten Lebak Rp2,6 miliar, Kabupaten Serang Rp6,1 miliar, Kota Cilegon Rp1,1 miliar, Kota Tangerang Rp14,2 miliar dan Kota Serang Rp4,5 miliar.

“Dari lima daerah Kabupaten/Kota itu, yang paling besar menerima bantuan DAK yakni Kota Tangerang Rp 14,2 miliar dengan peruntukan untuk membangun lima pasar, yaitu Pasar Neglasari, Poris, Kunciran, Jatiuwung, dan Gembor,” urainya.

Menurutnya, pemberian bantuan DAK kepada lima Kabupaten/Kota tersebut, berdasarkan pengajuan dari Bappeda Kabupaten/Kota yang disampaikan kepada Bappeda Provinsi, Kementerian Keuangan dan Kemendag.

“Usulan bantuannya disampaikan pada tahun 2015, jadi kalau ingin mendapatkan bantuan pembangunan pasar di Provinsi Banten dari Kemendag silahkan saja pengajuannya disampaikan kepada kami,” paparnya.

Usai mendengarkan penjelasan dari Gomos, Saukatudin menyambut baik dan mengaku akan menindaklanjuti hasil kunjungan kerja Komisi II dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

“Kami ucapkan terima kasih atas penerimaan kunjungan kerja Komisi II DPRD Provinsi Banten ini, kebetulan Kepala Disperindag Provinsi Banten pak Wahyu ikut bersama kami, mudah-mudahan hasil kunjungan kerjanya bisa langsung ditindaklanjuti,” pungkasnya. (ADV)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment