balap liar

Balap Liar Di Pintu Tol Karang Tengah – Jakarta Meresahkan Warga

KARANG TENGAH, BANPOS – Puluhan pemuda Kampung Bulak RT 02/04, Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, menghadang para pembalap liar yang akan beraksi di jalur pintu masuk tol Karang Tengah – Jakarta dan Karang Tengah – Serang, pada Sabtu (23/4/2016) dini hari. Mereka khawatir lantaran semenjak maraknya aksi balap liar sering terjadi kehilangan.

Salah seorang warga sekitar, Ayub Bahtiar mengatakan, sejak ada pembangunan perumahan mewah Green Lake dan dibukanya pintu tol Karang Tengah, wilayah Pondok Pucung sering dilintasi kelompok pemuda yang akan melakukan balap liar.

“Kami sangat terganggu dengan aktifitas kelompok yang tidak tahu waktu, sudah knalpot motornya berisik banyak juga yang dari mereka mengencangkan (laju, red) kendaraan di kampung saya. Malam ini saya sepakat bersama rekan saya melakukan pemblokiran akses jalan mereka dan menyuruh mereka kembali ke rumah,” ujarnya.

Hal senada juga dikemukakan warga lainnya, Wahyu Hidayat yang mengungkapkan, bahwa di ligkungan tempat tinggalnya sering terjadi kehilangan, terutama hewan peliharaan, seperti burung, kucing bahkan banyak aksi kriminalitas di wilayah yang tidak jauh dari tempatnya tinggal.

Dia juga mengaku akan bertindak tegas kepada kelompok anak muda yang melawan ketika hendak disuruh memutarkan kendaraannya.

“Sejak adanya kelompok anak muda yang lulu lalang melintasi kampung ini banyak sekali warga yang mengeluh kehilangan. Kami sudah capek melaporkan ini ke RT setempat namun tidak direspon maka dari itu kami sepakat malam ini memukul balik para pembalap yang melintasi wilayah ini,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang Babinsa setempat, Nardi menjelaskan, kelompok yang sering melakukan aktifitas balap liar itu memang meresahkan masyarakat yang dilintasinya. Namun sebagai warga yang baik harus mencari jalan keluar agar tidak terjadi tindak anarkis.

“Kalau bisa sih wilayah ini dipasangi portal tapi harus ada yang menjaganya juga, lebih baik coba dirembugkan terlebih dahulu dengan RT dan RW untuk masalah anggarannya. Dan mungkin pemerintah setempat dapat membantu karena ini juga demi kenyamanan masyarakat,” tukasnya. (MG5/MADE/BNN/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment