Pembangunan gedung SMKN 3 Pandeglang

Busyet!! Pembangunan Gedung SMKN 3 Pandeglang Senilai Rp5 Miliar Dikerjakakan Swakelola

PANDEGLANG, BANPOS – Eleman mahasiswa Gerakan Mahasiswa Pandeglang (GMP) mengancam akan mendemo Dindikbud Pandeglang terkait pembangunan gedung SMKN 3 Pandeglang.

Sekedar diketahui, anggaran pembangunan yang mencapai Rp5 miliar itu dikerjakan dengan cara swakelola oleh pihak sekolah. Ironisnya, papan informasi proyek yang dipasang oleh pihak sekolah hanya Rp3,8 miliar dengan alasan bangunan baru setengah jadi.

“Kami sempat tanya kepala sekolah, mengapa anggaran lima milyar, ditempel dalam papan informasi menjadi 3,8 milyar saja?. Dia menjawab, karena baru setengah jadi, yang nantinya kepsek akan menampilkan lima milyar itu setelah bangunan jadi,” ungkap Muklas, perwakilan mahasiswa saat koordinasi dengan Polres Pandeglang, Selasa (5/4/2016).

Ia memaparkan, jika pembangunan gedung SMKN 3 Pandeglang juga menyalahi aturan, karena proses pembangunannya meratakan gedung yang lama dan membangun gedung yang baru. Padahal, gedung tersebut baru berusia 11 tahun. Menurutnya, gedung yang boleh diratakan dan dibangun baru adalah gedung yang usianya 20 tahun atau lebih.

Baca juga : Diduga Gara-gara PP 99, Tahanan Narkoba Ogah Ikut Ujian Nasional

“Jangan sampai lembaga pendidikan tidak mencontohkan yang baik sebagai lembaga pendidikan moral. Bangunan negara setahu saya harus berusia 20 tahun lebih untuk diganti. Sementara SMKN 3 Pandeglang baru 11 tahun,” urainya.

Menyikapi kondisi tersebut, pihaknya akan menggelar unjuk rasa dan mendesak penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dalam pembangunan gedung SMKN 3 Pandeglang.

“Surat pemberitahuan sudah dilayangkan, kami akan aksi demo ke Disdikbud dan DPRD Pandeglang,” ujarnya. (CR1/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment