korupsi pnpm

Dana SPP PNPM Kalang Anyar Digarap Kejari Rangkasbitung

RANGKASBITUNG,BANPOS – Kejari Rangkasbitung saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) tahun 2012-2014 di Kecamatan Kalang Anyar, Lebak.

Pihak Kejari Rangkasbitung menemukan indikasi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam program yang diduga merugikan negara hingga Rp380 juta.

Modus korupsi yang dilakukan oleh oknum Unit Pengelola Kegiatan (UPK) adalah dengan tidak menyalurkan dana SPP. Padahal, seharusnya dana SPP tersebut digulirkan secara intensif setiap tahunnya.

“Kami telah melimpahkan berkas dugaan korupsi pada kegiatan SPP PNPM di Kecamatan Kalang Anyar kepada Kasie Pidsus untuk dilanjuti dan dinaikan statusnya ke tahap penyelidikan. Kami sudah menyerahkan seluruh Pulbaket dan Puldatanya,” ungkap Kasie Intel Kejari Rangkasbitung, Sutjipto, Rabu (6/4/2016).

Baca juga : Terkait Proyek Swakelola, KTP Tuding DBM Lebak Tak Profesional

Sayangnya, pihak Kejari Rangkasbirung belum bisa memberikan nama-nama pelaku yang terlibat korupsi dengan alasan supaya penyelidikan yang dilakukan oleh Kasie Pidsus berjalan dengan lancar. Namun, sambung dia, jika tahap penyelidikannya sudah selesai, maka pihak Kejari Rangkasbitung akan membuka nama siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Nantilah minggu depan, akan digelar ekspos lagi oleh Pidsus, sekarang baru pelimpahan Puldata dan Pulbaket saja dari kami (Kasie Intel, red) ke Kasie Pidsus,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasie Pidsus Kejari Rangkasbitung, Roby Arpan membenarkan, jika dirinya telah menerima berkas dari Kasie Intel terkait penanganan kasus dugaan korupsi pada kegiatan SPP PNPM di Kecamatan Kalang Anyar. Tim penyidik akan secepatnya memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan.

“Ya, kami telah menerima berkasnya dari Kasie Intel, dan kami akan secepat mungkin melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi pada kegiatan SPP PNPM di Kecamatan Kalang Anyar,” katanya. (ADE/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment