Para tahanan Rutan Kelas II B Serang saat mengukiti UN paket C

Diduga Gara-gara PP 99, Tahanan Narkoba Ogah Ikut Ujian Nasional

SERANG, BANPOS – Sebanyak 28 tahanan Rutan Kelas II B Serang mengikuti Ujian Nasional. Sayangnya, dari jumlah tersebut, tidak ada satupun tahan kasus Narkoba yang mengikuti UN. Padahal, dari 100 tahanan kasus Narkoba 20 diantaranya berhak mengikuti UN.

Pihak Rutan Kelas II B Serang menduga, mereka enggan mengukiti UN karena adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan yang menyebutkan, bahwa tahanan kasus narkoba tidak mendapatkan Remisi, Asimilasi dan Pembebasan Bersyarat.

“Saat ini kita ada 100 tahanan dari kasus Narkoba dan 20 diantaranya seharusnya mengikuti Ujian Nasional. Tapi mungkin karena adanya Peraturan Pemerintah (Nomor, red) 99 yang membuat mereka putus asa. Dan berujung pada perilaku tahanan dan warga binaan tidak mau mengikuti pembinaan yang kita lakukan,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Prihartati saat ditemui BANPOS disela-sela kegiatan UN Paket C, Senin (4/4/2016).

Terkait peserta Ujian Nasional Paket C di PKBM Bina Pengayoman Rutan Serang sendiri mayoritas dari tahanan yang terjerat kasus pidana umum khususnya pasal 363 tentang Pencurian dan pasal 365 tentang Pencurian dengan kekerasan.

Ia menambahkan ke 28 peserta UN ini sudah menjalani proses belajar mengajar sedikitnya selama satu tahun dengan tahapan lima kali ujian yang meliputi ujian semester dan ujian try out atau uji coba.

“Selama satu tahun itu, peserta mendapatkan pelajaran Umum, kita juga punya tenaga-tenaga yang bisa dipakai dari dalam Rutan sendiri. Daya tamping Rutan Serang sendiri hanya berkisar 274, namun saat ini menampung sebanyak 460 tahanan,” pungkasnya. (NED/EKY)

Share With:
Rate This Article

Leave A Comment