a
Widget Image
kue apbd, bagi-bagi proyek

Dugaan Monopoli Proyek di Dishubkominfo, LSM Ancam Demo

SERANG, BANPOS – Puluhan proyek di Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Banten diduga jadi bacakan pengusaha yang memiliki kedekatan dengan kepala dinas. Menyikapinya, sejumlah LSM menyatakan akan melakukan unjuk rasa di instansi yang dipimpin Refri Aroes itu.

Rencana aksi unjuk rasa diungkapkan Ketua LSM Transparansi, Tb Irfan. Menurutnya, sebelumnya informasi soal ploting proyek di Dishubkominfo sebenarnya sudah lama mencuat.

“Pengakuan pak Ismail soal ploting proyek tidak mengejutkan kami. Karena kami juga memiliki data soal hal itu,” kata Irfan.

Karenanya, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan aksi unjuk rasa menuntut agar pelaksanaan program yang dibiayai APBD berjalan prosedural. Karena anggaran yang digunakan adalah uang rakyat yang tidak bisa digunakan sewenang-wenang.

Diberitakan sebelumnya, hampir seluruh pekerjaan yang tidak dilelangkan, diplot oleh Kadishubkominfo, Refri Aroes. Dugaan itu diungkapkan sumber BANPOS di lingkungan Dishubkminfo Banten kepada wartawan. Menurutnya, proyek-proyek dengan mekanisme pemilihan langsung di dinas itu bermasalah.

Ketika dikonfirmasi, Kasubag Keuangan Dishubkominfo Banten, Ismail membenarkan adanya ploting proyek oleh Kadishubkominfo. Namun, ia membantah menjadi koordinator dalam urusan itu karena tugasnya hanya mencatat.

“Iya. Lebih enaknya ke pimpinan saja mas agar lebih jelas komunimasinya. Saya hanya staf biasa,” kata Ismail melalui pesan singkat di telepon selulernya, Rabu (6/4/2016).

Masih dalam pesan singkat Ismail juga mengatakan bahwa semua kebijakan soal proyek penunjukan langsung ditentukan oleh Kadishubkominfo, Refri Aroes.(ENK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment