a
Widget Image
Patai Bayah lebak Banten

FAKRAB Tolak Reklamasi Pantai Bayah

RANGKASBITUNG, BANPOS – Sejumlah aktivis di wilayah selatan Kabupaten Lebak yang tergabung kedalam Front Aksi Mahasiswa Banten (Fakrab) menolak aktivitas reklamasi untuk pembangunan pabrik semen merah putih PT Cemindo Gemilang. Pasalnya, hal tersebut akan merusak lingkungan dan diduga ilegal.

“Proses pembangunan dermaga diduga tidak memiliki izin reklamasi pantai, padahal jelas amanat UU No 27 tahun 2007 terkait izin reklamasi pantai merupakan keharusan,”kata Yana Musalev Ketua FAKRAB, melalui telepon, Selasa (19/4).

Sesuai dengan UU tersebut, kata Yana sudah ditentukan hingga jarak 4 mil, izin reklamasi perlu dikeluarkan oleh Bupati setempat.

“Kami mempertanyakan apakah pemkab Lebak sudah mengeluarkan perda terkait reklamasi pantai di wilayahnya?,”tanya Yana.

Saat ini aktivitas reklamasi yang dilakukan PT Gamma tersebut sambung Yana diperkirakan sudah mencapai 80 persen, selama ini masyarakat belum mengetahu bagaiman proses izin ataupun kelengkapan lainnya.

“Jika memang sudah ada izin. Pertanyaannya siapa yang mengeluarkan, Apakah melalui SK Bupati atau apa? Kami mempertanyakan keabsahannya?” Katanya.

Selain ketiadaan izin perda reklamasi, lanjut Yana, pemprov Banten hingga kini juga belum mengatur tata ruang laut.

“Pemprov juga kami menilai tidak ada tindakan, dibiarkan begitu saja. Berdasarkan hal tersebut Kami Front Aksi Mahasiswa Rakyat Banten (Fakrab) kami Menolak Reklamasi pantai Bayah,” Tandasnya.(ADE/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment