Ilustrasi

Hasil Forensik Menyebutkan, Iman Alami Kekerasan di Bagian Kepala

SERANG, BANPOS – Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikalogi (IKFM) Rumah Sakit Drajat Prawiranegara membenarkan korban meninggal dunia yang diduga akibat kekerasan yang dilakukan anggota Polres Serang, Muhammad Iman Tarjuman (49) mendapat luka pada bagian kepala.

Muhammad Iman Tarjuman yang pada selasa (19/4) lalu meninggal dunia saat proses penangkapan oleh anggota Polres Serang, sempat di larikan ke Rumah Sakit Drajat Prawiranegara.

Kepala IKFM, Budi Suhendar membenarkan korban dilarikan ke RS oleh anggota Polisi namun dirinya belum dapat memastikan penyebab kematian korban secara jelas.

“Belum dapat dipastian sebab kematiannya, karena harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, kita suda mengambil samoel tubuh untuk diperiksa di laboratirium,” Ujar Budi

Korban yang memiliki rekam medis penyakit jantung tersebut dilarikan kerumah sakit oleh anggota polres serang setelah menerima kekerasan dan dalam konidisi tidak berdaya, dimana berdasrakan hasil visum luar ditemukan luka pada bagian kepala korban yaitu dibagian pelipis kanan korban akibat benda tumpul.

“ada kekerasan tumpul pada bagian mata kanan sebelah bawah mengakibatkan kebutaan,” katanya

Perlu diketahui bahwa Muhammad Iman Tarjuman yang baru diduga melakukan penipuan dan dituduh menggelapkan uang miliki warga lippo karawaci, Kota Tangerang sebesar Rp 160 Juta untuk keperluan penerimaan CPNS.

Namun korban yang juga merupakan saudara dari Dekan Fakultas Hukum Untrta, Aan Asphianto tersebut ditarik paksa dan diduga mendapat tindakan kekerasan aparat kepolisian yang hendak membawanya ke Mapolres Serang. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment