a
Widget Image
KPK foto bersama Jajaran Pemerintahan Banten

Ini Himbauan KPK Untuk Kepala Daerah Wanita di Banten

SERANG, BANPOS – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghimbau Bupati dan Walikota Perepuan se-Provinsi Banten agar tidak melakukan tindak pidana korupsi yang dapat merugikan negara.

Kedatang KPK ke Provinsi Banten untuk menggelar acara rapat koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi terintegrasi, disambut Gubernur Provinsi Banten beserta seluruh Kepala Daerah dari selapan Kabupaten Kota se-Provinsi Banten.

Dalam rapat tersebut Pimpinan KPK, Basaria Pandjaitan menghimbau secara khusus kepada tiga orang Kepala Daerah Perempuan yaitu Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Bupati Kabupaten Pandeglang Irna Narulita, Bupati Kabupaten Serang Ratu Tatu Chasanah memberikan himbauan sambil untuk tidak melakukan korupsi dengan kalimat candaan.

“Kepada bupati bupati perempuan jangan sampai ruangan nya pindah ke Kuningan awas, jangan sampai itu terjadi,”kata Basaria, dalam sambutannya, dalam acara Rapat Kordinasi dan Supervisi Pencegahan dan penindakan korupsi terintregasi , di aula pendopo gubernur.

Basaria pun menjelaskan bahwa saat ini KPK tengah melakukan pendampingan secara ketat terhadap para Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten baik dari bawah hingga tingkat atas pemerintahan.

“jangan sampai menerima suap dari siapapun, Karena Akan dilakukan pendampingan dengan ketat oleh KPK jangan sampai terjadi ya, harus sepakat semuanya,” tegasnya.

Bahkan dirinya mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bukanlah hanya sekedar cheremonial semata, pihaknya berjanji akan bertindak tegas sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Penindakan yg dilakukan KPK 80 persen adalah suap, jadi kami minta kepada bapak ibu jangan sekali kali menerima suap,”pungkasnya. (DIK/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment