a
Widget Image
media sosial, medsos

Para Kepala Daerah Yang Gunakan Medsos Untuk Menyapa Warga

BANPOS – Saat ini media sosial (medsos) menjadi sarana penting bagi para pejabat pemerintahan, khususnya Kepala Daerah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Biar nyambung, itulah salah satu alasan mereka mempunyai akun di medsos.

Namun, diantara sekian banyak kesibukan birokrasi mereka, melihat perkembangan kinerja bawahan atau berinteraksi dengan warga, tentu menjadi hal cukup sulit. Medsos akhirnya menjadi salah satu solusi yang dipilih.

Selain mengikuti perkembangan jaman, medsos juga telah menolong para kepala daerah untuk melihat situasi terkini atau perkembangan daerah yang dia pimpin, dari setiap ‘kicauan’ yang diposting masyarakat.

Sekitar lima enam tahun terakhir, para Kepala Daerah mulai ramai-ramai memiliki medsos, terutama Twitter, karena medsos berlambang burung ini relatif lebih cepat direspons.

Presiden Joko Widodo misalnya, orang nomor satu di republik ini sudah mempunyai akun Twitter @jokowi, sejak September 2011. Tepatnya, sejak ayah dua putra dan satu putri ini menjadi Walikota Solo. Sekarang, @jokowi sudah memiliki 4,8 juta followers.

Demikian juga dengan wakilnya, Jusuf Kalla yang memiliki akun @Pak_JK. Pria asli Makassar ini, sudah ‘berkicau’ sebanyak 3.728 kali. Sejak memiliki Twitter pada Oktober 2012, followers-nya hingga sekarang sudah mencapai 2,12 juta akun.

Sementara itu, para Kepala Daerah yang memilih aktif Twitteran untuk berkomunikasi dengan warganya antara lain, Ridwan Kamil (Walikota Bandung), Ahmad Heryawan (Gubernur Jawa Barat) serta Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah).

Seolah tidak mau kalah dengan para koleganya, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dan Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf pun aktif bermedia sosial.

Soekarwo yang akrab disapa Pakde Karwo memilih aktif menyapa warganya lewat Twitter, sementara Gus Ipul, sapaan karib Syaifullaf Yusuf memilih Facebook. Belakangan dia juga kepincut dengan Instagram maupun Twitter.

Pakde Karwo mulai membuat akun Twitter, @pakdekarwo1950, sekitar setahun lalu. Tepatnya usai dia dipercaya lagi memimpin Provinsi Jatim untuk kali kedua.

Memang followers Pakde Karwo tak sebanyak Ridwan Kamil yang jumlahnya sudah mencapai angka 1,34 juta, Ganjar Pranowo 613 ribu, atau Ahmad Heryawan 334 ribu.

Followers Pakde Karwo masih di angka 27,1 ribu. Namun, Pakde Karwo ternyata relatif aktif ‘berkicau’. Hingga Selasa (19/4/2016), dia sudah meposting sebanyak 29,5 ribu tweets.

Bagaimana dengan para Kepala Daerah di Provinsi Banten?, semoga mereka bisa mengikuti jejak dengan memiliki akun medsos untuk menyapa warga Banten. (JPG/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment