Mobil Ambulance BPJS

Pasien BPJS Keluhkan Biaya Ambulan

SINDANGREMI, BANPOS – Pasien BPJS di Kecamatan Sindangresmi sering mengeluhakan biaya ambulan, bahkan akibat biaya trasportasi ambulan, pasien sering adu mulut dengan petugas puskesmas di wilayah setempat.
Pasalnya, petugas puskesmas sering meminta bayaran dengan alasan puskesmas tidak memberikan biaya trasportasi kepada petugas.

Ajat Anrian (25), anak seorang pasien BPJS yang dirujuk ke RSU Berkah mengatakan, seharusnya pasien BPJS tidak dipatok biaya ambulan jika statusnya dirujuk oleh puskesmas, kecuali kata dia, pasien tidak berkenan dirujuk atau pulang menggunakan ambulan, baru bisa dipinta biaya.

“Padahal kami mengerti, pasti menyiapkan alakadarnya untuk sopir dan yang mengantar pasien. Tapi kalau sudah mematok harga, ini apa maksudnya? Setahu saya pasien BPJS tidak harus diminta biaya ambulan jika dirujuk,” kata Ajat.

Biaya yang dikeluarkan untuk ambulan bagi pasien rujukan dipatok Rp150 ribu, padahal kata Ajat, seharusnya biaya transportasi untuk sopir dan Dokter yang mengantar dibiayai oleh pihak puskesmas, sedangkan pasien umum Rp 300 ribu sekali antar.

Ajat menceritakan, sebelumnya baru-baru ini terjadi adu mulut antara pasien dengan petugas puskesmas, mulanya warga yang diantar pulang oleh ambulan puskesmas dimintai oleh seorang utusan dari pihak puskesmas, untuk meminta bayaran sebesar Rp 300 ribu kepada seorang pasien yang diantar pihak puskesmas usai dirawat di RSU Berkah Pandeglang.

Tapi yang terjadi bukan diberi uang, justru terjadi adu mulut antara petugas dengan keluarga pasien.

“Selain sering menjadi penyebab adu mulut, kondisi sarana ambulan Puskesmas Sindangresmi memprihatinkan, tidak ada supir tetap yang dapat dipercaya bahkan supir ugal-ugalan dipakai sama puskesmas, supirnya siapa aja yang mau, bahkan sering tidak ada supir saat pasien minta diantar ke rumah sakit. Sirinenya juga mati, tidak seperti ambulan,” katanya.

Terpisah, Kepala UPT Puskesmas Sindangresmi, Encep mengatakan, belum bisa menjelaskan masalah tersebut karena sedang ada acara diluar dinas, saat dikonfimasi BANPOS melalui telepon.

“Saya lagi diklat LPM, nanti aja saya lagi ada materi diklat di kelas. Nanti hari Jumat saya ada di Puskesmas, mangga ke puskesmas aja,” kata dia melalui SMS. (CR-01/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment