a
Widget Image
Ilustrasi

Polres masih menunggu autopsi Iman

SERANG, BANPOS – Satuan reserse Polres Serang masih menunggu hasil outopsi Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikalogi (IKFM) Rumah Sakit Drajat Prawiranegara terkait meninggal dunianya Muhammad Iman Tarjuman (49) yang diduga akibat kekerasan yang dilakukan anggota Polres Serang.

Kasat Reskrim Polres Serang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Arrizal Samelino membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan penangkapan terhadap korban pada malam di mana korban meninggal dunia, namun terkait dugaan kekerasan yang dilakukan anak buahnya tersebut dirinya masih menunggu hasil autopsi IKFM.

“Intinya anggota kita melakukan penangkapan, pada saat dilakukan penangkapan yang bersangkutan lemas, kemudian wajahnya pucat. saat itu anggota kita memeriksa denyut nadinya lemah dan langsung kita bawa ke rumah sakit untuk dilakukan tindakan medis,” Ujar Arrizal

Mummad Iman Tarjuman yang merupakan warga Ranca Sawa, Kecamatan Taktakan, Kota Serang mengalami luka dibagian kepala tepatnya di pelipis sebelah kanan korban. korban yang ditangkap ketika sedang bersama istrinya tersebut diduga mendapat kekerasan dari anggota Polres Serang yang hendak membawanya ke Mapolres Serang.

Arrizal menjelaskan bawa korban sudah ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan uang terhadap Iin Warga Lippo Karawaci, Kota Tangerang sebesar Rp 160 Juta. dimana Iin dijanjikan akan dijadikan PNS oleh Iman.

“Almarhum kami tetapkan sebagai tersangka atas penggaran pidan pasal 378. korbannya seseorang yang dijanjikan akan dijadikan masuk PNS,” Pungkasnya.

Sementara itu, pihak keluarga korban yang tidak terima atas peristiwa tersebut langsung melaporkannya ke Polda Banten, namun Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Banten AKBP Himawan Bayu Aji mengaku masih belum bisa memberikan keterangan jelas terkait peristiwa kekerasan yang diduga dilakukan oleh aparat Polres Serang.

“Saya belum bisa komentar. lapora itu belum samapi di saya. kemungkinan masih dalam pemeriksaan,” Katanya. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment