Ilustrasi

Tahun 2017, Jalur KA Rangkasbitung – Bayah Di Reaktivitas

RANGKASBITUNG, BANPOS – Pemerintah Kabupaten Lebak akan mendukung realisasi pembangunan jalur kereta Api Rangkasbitung – Bayah kurang lebih sepanjang 150 kilometer pada tahun 2017.

Langkah itu dilakukan guna mendorong pertumbuhan ekonomi, dan juga untuk kemajuan wilayah Lebak, khususnya bagian selatan.

“Tentunya pemkab Lebak akan membantu pembangunan jalur KA itu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekertariat pemerintah Kabupaten Lebak, Azis , Selasa (12/04).

Menurutnya, reaktivasi jalur KA tersebut akan berdampak positif terhadap pemerataan pembangunan antara wilayah selatan dengan bagian utara provinsi Banten yang dinilai lebih maju.

” Ya, tentunya dengan dibangunnya jalur KA kesana, kita berharap pertumbuhan ekonomi di Lebak Selatan dan sekitarnya bisa cepat maju ” Katanya.

Sementara, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan pemerintaha daerah akan membantu mensukseskan dan mengawal pembangunan proses reaktivasi jalur KA dengan mensosialisasikan kepada masyarakat.

Selain itu juga membantu pendataan pembuatan analisis dampak lingkungan (Amdal) dan perencanaan lainnya.

“Pendataan dan pemetaan jalur KA tersebut harus dilakukan karena sudah lama dihentikan operasinya. Kami berharap pembangunan jalur KA berjalan lancar juga warga yang menempati tanah milik PT KAI secara ikhlas tidak menuntut ganti rugi,” ujarnya.

Kata Iti, Pembangunan Jalur KA Rangkasbitung- Bayah akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan masyarakat yang tinggal di selatan Kabupaten Lebak, sehingga akan sejajar dengan wilayah bagian utara yakni Kabupaten Tangerang.

“Pemkab Lebak terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan kementrian perhubungan (Kemenhub) RI. Langkah itu dilakukan berkaitan dengan rencana reaktivitas jalur kereta Bayah-Labuan-Rangkasbitung,” katanya. (ADE/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment