a
Widget Image
un online

UN SMP, Banyak Sekolah di Pandeglang Belum Berbasis K13

PANDEGLANG, BANPOS – Dari 332 SMP sederajat yang ada di Pandeglang, hanya enam sekolah yang sesuai dengan sistem kurikulum terbaru yaitu kurtilas alias kurikulim 2013 (K13), sedangkan sekolah yang belum berbasis K13 masih menggunakan K6 atau kurikulum tahun 2016. Meski demikian, sebagian besar sekolah yang belum sesuai K13 dikatakan tidak menjadi masalah dalam menghadapi UN.

Hal itu berarti, naskah UN SMP akan disamakan, baik sekolah yang masih menggunakan sistem kurikulim berbasis tahun 2006 maupun 2013. Jelasnya, pelaksanaan dan materi UN pada 2016 ini akan disamakan, meskipun yang berlaku dalam sistem pendidikan Indonesia seharusnya menggunakan kurtilas, sebagai pengganti kurikulum 2006 (K6).

Kasi Kurikulum Disdikbud Pandeglang, Kamir mengatakan, tidak ada perbedaan naskah dalam UN SMP yang akan dilaksanakan tahun ini, baik itu sekolah yang masih menggunakan sistem K6 maupun K13, terlebih hanya ada enam SMP sederajat di Pandeglang, yang baru menggunakan sistem K13.

“Hal itu tidak masalah, karena naskah UN untuk SMP sama, tidak ada kebijakan berbeda bagi sekolah yang menggunakan sistem basis K6 maupun K13, namun nanti akan disama ratakan agar sekolah menggunakan sistem K13 sebagaimana kebijakan dan aturan yang ada,” kata Kamir.

Prinsip dari ujian, kata Kamir, yaitu materi yang diujikan harus pernah diajarkan kepada siswa. Meski secara teknis belum sama rata, Kamir menjamin siswa tidak akan kesulitan mengerjakan UN 2016. Oleh karena itu, dia menegaskan, cara termudah mencari titik singgungan antara materi dalam K-6 dan K-13.

“Terpenting, pelajaran sudah disampaikan kepada siswa, dan soal ujian berdasar pelajaran tersebut,” katanya.
Jadi, kata Kamir, pemerintah daerah menjalankan kebijakan dan aturan yang berlaku. Dia membayangkan, pemerintah akan repot jika naskah ujian harus dibeda-beda antara dua sistem yang masih digunakan saat ini.

Selain itu, berdasarkan data Disdikbud Pandeglang, ada 23.633 siswa SMP sederajat yang akan mengikuti UN tahun ini, sementara pelaksanaan digelar pada 9-12 Mei, dan ujian susulan bisa diikuti pada 16-19 Mei. Dari 332 sekolah yang mengikuti UN, ada 267 sekolah penyelenggara yang ditunjuk oleh Disdikbud Pandeglang.(CR-1)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment