kos kosan mesum

Warga Ciwaduk Keluhkan Keberadaan Kos-Kosan Mesum

CILEGON, BANPOS – Warga Kelurahaan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, mengeluhkan keberadaan kos-kosan di lingkungan mereka yang disinyalir disalahgunakan untuk aktifitas tidak terpuji atau berbuat mesum.

“Warga di sini cukup resah dengan adanya kos-kosan yang disinyalir disalahgunakan penyewanya. Bukan itu saja, banyak kos-kosan yang justru tidak bisa menunjukan Surat Izin Usaha Pagangan (SIUP) untuk ada di Kota Cilegon,” kata Tarsim, salah seorang warga Kelurahan Ciwaduk kepada BANPOS, Jumat (1/4/2016).

Ia mengungkapkan, kebanyakan para penyewa kos-kosan itu berasal dari luar daerah dan berbagai macam profesi. Dia menilai, jika pemilik kos-kosan hanya berpikir tentang nilai ekonomi tanpa mempertimbangkan dampaknya kepada masyarakat sekitar.

“Kami khawatir, jika tidak segera ditangani terjadi hal-hal tidak diinginkan. Jujur, saya merasa kewalahan mengawasi dan bingung dalam mengambil tindakan ketika ada laporan dari warga. Untuk itu, saya minta masukan kepada pihak kelurahaan untuk menindaklanjuti hal ini,” ujarnya.

Baca juga : 40% Perusahaan Di Cilegon Cacat Zero Accident

Sementara itu, Lurah Ciwaduk Ali Fandi membenarkan, jika kos-kosan di kelurahaan yang dipimpinnya tidak memiliki izin usaha. Bahkan, banyak pemilik kos-kosan yang tidak bisa menunjukan bukti Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Memang benar di kelurahaan di sini banyak kost-kostan yang tidak memiliki izin usahanya. Untuk itu semalam (Kamis-red) pukul 22.00 hingga 03.00 kita lakukan pengerebekan di perumahaan nakula. Dari hasil pengerebekan ini, kita temukan pemilik kost-kostan yang tidak bisa menunjukan izin usahanya,” ujarnya. (EUA/EKY)

Share With:
Rate This Article

Leave A Comment