a
Widget Image
Wakil Ketua DPRD Pandeglang, Yuliana Yusuf, S.Pd

Yuliana Yusuf, Kartini Masa Kini Yang Mengutamakan Keluarga

BANPOS – Menjadi wanita karir dan ibu rumah tangga, tentu bukan pekerjaan mudah. Di sisi lain harus menjalankan tugas dan pekerjaan yang digeluti, sedangkan di rumah tetap harus menjadi ibu bagi anak-anak dan isteri bagi suami tercintanya. Fungsi ganda itu dijalani dengan seimbang oleh Yuliana Yusuf S.Pd.

Politisi berjilbab ini yang kini menjabat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang ini bisa dibilang Super Mom. Bagaimana tidak, dibalik tugasnya yang berat sebagai wakil rakyat tetapi juga masih bisa mengurus rumah tangga dengan baik.

“Sebelum berangkat ke kantor, saya selalu sempatkan untuk mempersiapkan kebutuhan anak dan suami. Meski pun ada pembantu, tapi kalau urusan masak itu saya yang buat sendiri,” ungkapnya ketika memulai perbincangan dengan BANPOS, bebewapa waktu lalu di ruang kerjanya.

Politisi Partai Demokrat yang sudah dua periode menjadi anggota dewan ini mengaku, menjalani dua sisi antara wanita karir dan ibu rumah tangga tidaklah mudah. Sebab, keduanya memiliki keutamaan yang sama-sama harus dijalankan secara bersama dan seimbang.

“Keluarga itu utama tapi tugas sebagai wakil rakyat juga amanah yang harus dijalankan. Alhamdulillah selama ini keduanya berjalan dengan baik, suami atau anak tidak complain dan tugas saya di dewan berjalan,” urai isteri dari Arif Rahman ini.

Ditanya soal wanita era kekinian, wanita yang pernah menjadi guru ini mengatakan, pada dasarnya antara wanita dan laki-laki adalah sama. Menurutnya, peran wanita tidak lagi klasik seperti dulu yang hanya mengurusi urusan domestik seperti dapur sumur dan kasur. Namun, di era modern, wanita bahkan sudah memiliki peran penting di berbagai bidang yang selama ini didominasi kaum Adam.

Wakil Ketua DPRD Pandeglang, Yuliana Yusuf

Wakil Ketua DPRD Pandeglang, Yuliana Yusuf saat meninjau TPT Alun-alun Cibaliung yang Ambrol

“Seperti untuk posisi pimpinan DPRD Pandeglang, baru kali ini perempuan ada di salah satunya. Bahkan, dalam sejarah, kini Pandeglang memiliki Bupati perempuan (Irna Narulita, red) dan itu menandakan bahwa wanita juga bisa mengambil peran dan berkontribusi tidak hanya di wilayah rumah tangga tetapi yang lebih besar,” terang alumni Untira 2005 ini.

Wanita yang akrab disapa Yuli ini berharap, perempuan Pandeglang bisa lebih sejajar dengan laki-laki. Bahkan, wanita daerah harus lebih bisa menunjukan kualitas SDM dan berkontribusi baik bagi daerah mau pun bangsa.

Ia mengisahkan bagaimana awal perjalanan politiknya hingga bisa duduk sebagai anggota dewan. Pada 2009 silam, dirinya tengah hamil anak pertama dan harus kampanye sebagai Caleg Partai Demokrat dari Dapil I.

“Saya nikah 2008 dan 2009 diminta suami untuk Nyaleg, alhasil pada saat kampanye saya bawa-bawa perut besar. Saat itu suami yang banyak membantu untuk kampanye dan akhirnya saya bisa menjadi anggota dewan,” ujarn anak buah SBY ini.

Menurutnya, dengan niat yang tulus dan kerja keras semua impian bisa digapai. Untuk itu bagi wanita yang memiliki cita-cita untuk tidak patah arang menggapainya. Karena dengan niat dan usaha yang keras semuanya bisa diraih.

“Saya mendorong perempuan Pandeglang untuk sama dan sejajar dengan pria dan perempuan harus menunjukan eksistensinya. Namun tentu, wanita juga jangan melupakan kodratnya,” pesan ibu dua anak ini. (ADV)

wakil ketua dprd pandeglang, yuliana yusuf

Yuliana Yusuf, S.Pd

Biodata :
Nama : Yuliana Yusuf, S.Pd
Tempat Tanggal Lahir : Pandeglang, 20 Mei 1983

Karir :
– Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pandeglang
– Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Cadasari dari 2001 hingga sekarang

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment