pt krakatau steel

Abaikan Naker Lokal, PT KS Akan Dilaporkan ke Menteri BUMN

CILEGON, BANPOS – Gabungan elemen masyarakat Kota Cilegon dan Provinsi Banten langsung merespon cepat dan menindaklanjuti beredarnya surat PT Krakatau Steel perihal rekrutmen tenaga kerja dari luar daerah, dengan menggeruduk kantor direksi pabrik baja tersebut di Gedung Teknologi PT KS, Senin 2 Mei 2016.

Himpunan Pemuda Al-Khairiyah (HPA) salah satu elemen yang menyikapi temuan tersebut, mengaku akan segera melaporkan kepada Menteri BUMN terkait adanya kebijakan manajemen PT KS dalam rekrutmen yang tidak berpihak pada SDM lokal.

“Kami akan melaporkan kepada Menteri BUMN masalah ini, termasuk agar memecat General Manajer PT KS Mujiono Katam yang telah menandatangani surat yang melukai perasaan masyarakat Kota Cilegon,” ujar Sayuti, Ketua HPA Cilegon.

Menurut Sayuti, selayaknya PT Krakatau Steel memprioritaskan masyarakat lokal dalam rekrutmen tenaga kerja, terlebih kebutuhannya hanya pada level operator.

“Untuk kebutuhan tenaga kerja level operator, bukan skill dan kualifikasi khusus, rasanya tidak mungkin SDM lokal tidak mampu. Kenapa harus mencari dari luar? Jelas ini menyakiti masyarakat Kota Cilegon,” tegas mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Ciwandan (Himaci) ini.

Wakil Ketua HPA Kabupaten Serang, Imanudin juga mengaku sangat kesal dengan kebijakan rekrutmen PT KS tersebut.

“Ini harus disikapi serius, tidak bisa dibiarkan, karena sudah berulang kali masalah serupa ini terjadi. Pemerintah Pusat atau Menteri BUMN harus mengevaluasi manajemen Krakatau Steel,” tegas Iman. (*)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment