a
Widget Image
jalan rusak

Arus Mudik Kurang 2 Bulan, 50 Persen Jalan di Daerah Rusak Parah

JAKARTA, BANPOS – Musim mudik lebaran tinggal dua bulan lagi, namun perbaikan jalan masih menjadi masalah yang utama. Pemerintah pusat pun menyalahkan pemerintah daerah, lantaran jalan-jalan yang rusak itu sebagian besar menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Kementerian Perhububungan (Kemenhub) pun sudah menyurati Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-Pera) terkait dengan persiapan infrastruktur menghadapi libur panjang mudik lebaran.

Direktur Angkutan dan Multimoda Kemenhub, Cucu Mulyana mengatakan, pihaknya telah mulai persiapan awal terkait dengan libur mudik lebaran itu. Persiapan itu dengan meninjau langsung sejumlah titik utama yang menjadi jalur mudik.
“Sudah ke jalur Pantura (Pantai Utara) dan Pansela (Pantai Selatan),” katanya, beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan, bahwa masih banyak persoalan yang menjadi masalah dalam persiapan lebaran itu. Misalnya soal sarana prasarana jalan yang belum memadai.

“Ada yang masih dalam pengerasan jalan,” imbunya.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Hermanto Dardak mengakui, bila performa infrastruktur jalan masih didominasi jalan daerah. Perbandingannya, 8 persen jalan nasional dan 92 persen jalan daerah (kabupaten/kota dan provinsi). Dari 92 persen itu, separo lebih jalan daerah dalam kondisi rusak struktural.

“Kewenangan pemerintah daerah untuk memperbaikinya,” jelasnya.

Kendati demikian, KemenPU-Pera sudah melakukan percepatan penyediaan infrastruktur jalan. Upaya itu diyakini mampu meminimalisir kemacetan pada musim mudik Lebaran nanti. Pihaknya berjanji akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait kerusakan infrastruktur tersebut.

“Kalau misalnya tidak mampu memperbaiki nanti akan kami bantu,” katanya.

Spot kemacetan kini sudah teraratasi bersamaan dengan selesainya pekerjaan jalan tol di sejumlah wilayah. Salah satunya ruas tol Pejagan-Pemalang tepatnya di Seksi III Brebes Timur-Tegal. Ruas jalan yang sebelumnya menjadi titik kemacetan saat musim Lebaran tersebut sekarang sudah bisa dilewati.

“Tinggal manajemen traffic-nya saja,” pungkasnya. (TYO/JUN/JPG/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment