a
Widget Image
kredir usaha rakyat, kur

Bank Penyalur Ditambah, Pemerintah Optimis KUR Tembus Rp120 T

JAKARTA, BANPOS – Akses penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus ditambah. Pemerintah berharap, ada penambahan 20 bank penyalur baru untuk mengimbangi tingginya animo masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas kredit murah ini.

Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM, Braman Setyo optimis, bahwa target penyaluran KUR tahun anggaran 2016 bisa mencapai nilai Rp100 – 120 triliun.

Memasuki Triwulan II, penyaluran KUR telah mencapai Rp39,4 triliun. Penyaluran terbesar dilakukan oleh PT BNI Tbk (persero) senilai Rp29,3 Triliun, disusul PT Bank Mandiri Tbk (persero) Rp5,9 triliun, PT BRI Tbk (persero) Rp4,1 triliun, dan Sinarmas Rp9 miliar.

Dengan rata-rata penyaluran Rp9 triliun perbulan, hingga Oktober alokasi KUR diharapkan mampu tembus Rp100 triliun.

“Sisanya Rp20 triliun bisa digenjot di November-Desember,” paparnya, beberapa waktu lalu.

Saat ini, Kemenkop UKM telah menjalin kerja sama dengan 15 bank sebagai penyalur KUR. Ke 15 bank itu antara lain BRI, Mandiri, BNI, Bukopin, BTPN, OCBC NISP, Maybank, Bank Artha Graha, BPD Bali, BPD Yogyakarta, BPD Sulselbar, BPD Jateng, BPD Sumut, BPD Riau Kepri, dan BPD Sumbar (Nagari).

“Nantinya, ada tambahan 20 bank yang kini sedang dalam pembenahan online sistem,” imbunya.

Adapun bank penyalur KUR baru yang telah mendapat rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diantaranya adalah PT Bank BRI Agro, Bank BRI Syariah, BPD Lampung, BPD Sumsel, BPD Babel, BPD Jambi, BPD Jabar Banten, BPD Jatim, BPD Kalsel, BPD NTB, BPD Papua dan lainnya.

“Khusus BRI syariah satu-satunya bank yang menyalurkan syariah. Ini momentum tepat untuk menyatakan BRI Syariah dengan koperasi syariah seperti BMT (Baitul Mal wa Ta’mil, red) untuk di link-kan,” tukasnya. (HYT/JPG/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment