Banyak yang Minta Sumbangan, Warga Baduy Minta KTP

SERANG, BANPOS – Ada yang berbeda saat perayaan Seba Baduy 2016. Ritual yang diselenggarakan setelah Kawalu ini disambut oleh Bapak Gede, Gubernur Banten, Rano Karno Kali ini masyarakat adat Desa Baduy mendesak pemerintah untuk mempercepat pembuatan KTP.

Hal itu disampaikan Jaro Saidi saat temu wicara dengan Bapak Gede, Rano Karno di Pendopo Lama Gubernur Banten, Kota Serang, Sabtu (14/5). Menurutnya, KTP begitu penting bagi warga Baduy sebagai identitas resmi yang diakui pemerintah. Sebabnya, diluar sana banyak kasus ditemukan beberapa orang banyak yang mengaku orang Baduy sering meminta sumbangan.

“Banyak orang yang mengaku-ngaku orang baduy minta uang dan minta-minta hal lainnya. Kalau orang Baduy mau keluar dan naik kereta juga mesti ada KTP. Saya mau ini diwujudkan,” tegasnya.

Jaro Saidi juga menegaskan, agar pemerintah tidak percaya begitu saja bila ada orang yang mengaku berasal dari suku Baduy meminta-minta sumbangan.

“Kalau ada yang mengaku orang Baduy harus periksa KTP-nya. Sekarang orang Baduy yang harus miliki KTP ada 8.670 orang. Tahun 2012 baru dibuat 1.500, buat lagi tahun 2014 yang sekarang warga Baduy yang punya sekitar 3.500 orang,” ujarnya.(CR-03)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment