a
Widget Image
program voucher pangan

Bulog Nilai Program Voucher Pangan Banyak Kekurangan

TIGARAKSA, BANPOS – Kepala Bulog Sub Divre Tangerang, Rusli menilai, jika wacana pemerintah yang akan mengganti program beras miskin (raskin) dengan program voucher pangan pangan masih memiliki banyak kekurangan. Menurutnya, program tersebut tidak dapat menjaga stabilitas pangan.

“Bulog sebut wacana pemerintah yang akan merubah program beras miskin (raskin) dengan sistem voucher pangan akan memberikan dampak terhadap kestabilan harga dan ketahanan pangan,” katanya, Selasa (24/5/2016).

Ia menjelaskan, bahwa salah satu tujuan program raskin adalah melakukan stabilitas terhadap harga beras dipasaran. Karena itu, pihaknya melihat bahwa sistem voucher pangan masih memiliki kekurangan dalam menjaga stabilitas harga karena dapat digunakan untuk memiliki kebutuhan selain beras.

“Apalagi saat ini masih belum ada standarisasi kualitas dan harga terhadap barang-barang yang dapat dibeli melalui sistem voucher pangan, juga belum meratanya pasar atau minimarket yang dijadikan tempat untuk menukar voucher pangan di seluruh desa,” urainya.

Disinggung terkait distribusi Raskin, dia menyatakan, bahwa bahwa kedepan pihaknya menjamin pelaksanaan program Raskin tidak ada keterlambatan dan tidak ada lagi kulitas beras raskin yang jelek.

“Permasalahan-permasalahan yang lalu, kami anggap itu masa lalu. Tapi kedepan sudah tidak ada lagi kualitas beras yang jelek, kalaupun masih ada laporkan saja. Kami akan langsung kami ganti,” tukasnya. (MG7/BNN/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment