target apbd

Fokus Infrastuktur, Pemkab Serang Pangkas Belanja Aparatur Hingga 70%

SERANG, BANPOS – Pada tahun anggaran 2017 mendatang, Pemkab Serang berencana akan menghapus alokasi anggaran honor kegiatan pada struktur APBD. Artinya, para PNS tidak akan mendapat honor tambahan dalam setiap kegiatan yang diadakan. Hal itu dilakukan untuk menekan biaya belanja aparatur yang dinilai terlalu besar.

Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa mengungkapkan, bahwa dirinya ingin menitikberatkan APBD untuk belanja publik, salah satunya adalah infrastruktur. Untuk merealisasikan hal itu, Pemkab Serang akan melakukan efisiensi pada belanja APBD di luar infrastruktur.

“Sejak pertama dilantik jadi Kepala Daerah memang infrastruktur merupakan fokus kami. APBD akan kami titik beratkan pada infrastruktur, di luar infrastruktur pasti dilakukan efisiensi. Ini akan kami mulai di 2017,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Ia memaparkan, salah satu alokasi anggaran yang akan dilakukan efisiensi adalah belanja pegawai, dimana pihaknya akan menghapus honor kegiatan PNS. Menurutnya, honor kegiatan memang tidak perlu dialokasikan karena pada dasarnya setiap program yang dijalankan adalah tugas mereka sebagai abdi negara.

“Untuk belanja aparat akan kami pangkas besar-besaran. Kami akan mulai dengan menghapus honor aparat, misalnya ada kegiatan tidak perlu lagi ada honor karena itu kan sudah tugasnya,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan membatasi Kunker SKPD. Pada tahun anggaran 2017 mendatang, setiap SKPD hanya diberi jatah Kunker sebanyak satu kali dalam satu tahun, kemudian jumlah personel yang berangkat pun tidak boleh lebih dari 15 orang.

“Kunker juga akan kami perketat, urgensinya apa hingga berangkat lalu daerah tujuannya apa. Jangan sampai nanti SKPD pergi ke daerah yang ternyata standarnya lebihnya rendah dari Kabupaten Serang,” imbuhnya.

Dengan efisiensi tersebut dia meyakini, selama lima tahun ke depan 100 persen jalan poros sudah layak untuk dilalui.

“Lima tahun kami targetkan seluruh jalan poros desa bisa dilalui dengan nyaman,” tuturnya.

Perlu diketahui, Pemkab Serang merilis bahwa anggaran belanja aparat pemerintahan mulai dari gaji hingga anggaran rapat dan kunjungan kerja mencapai Rp1,5 trilun. Angka tersebut dinilai cukup tinggi mengingat APBD KAbupaten Serang 2016 hanya mencapai 2,53 triliun.

Adapun kebutuhan belanja aparat terbagi ke dalam beberapa item. Item-item itu adalah gaji PNS, 50 anggota DPRD, Bupati dan Wakil Bupati senilai Rp1,1 triliun. Sedangkan sekitar Rp400 miliar sisanya adalah alokasi untuk anggaran rapat, kunker PNS dan anggota DPRD, honor kegiatan, hingga kegiatan seremonial. (DWA/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment