Ilustrasi

Ini Langkah Pemerintah Pandeglang Atasi Angka Putus Sekolah di Pandeglang

PANDEGLANG, BANPOS – Ribuan siswa lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tercatat tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi atau putus sekolah lantaran keterbatasan Ekonomi, minimnya sarana pendidikan dan dorongan orang tua.

Menanggapi hal terebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang, Muhammad Amri tidak membantah fenomena yang terjadi di wilayah pandeglang tersebut, dirinya mengatakan bahwa permasalah angka putus sekolah di Kabupaten pandeglang memang cukup tinggi terlebih diwilayah selatan.

Siswa SMP yang tidak melanjutkan ke jenjang selanjutnya tersebut disebabkan berbagai faktor bukan hanya karena faktor ekonomi.

“Itu terjadi bukan hanya karena faktor ekonomi saja, melainkan karena kepedulian orangtua terhadap pendidikan juga minim ditambah lagi jangkauan sekolah yang cukup jauh,” Ujar Muhammad Amri, Senin (25/5/2016)

Oleh karena itu, lanjut Amri pihaknya bersama dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang akan terus berupaya menekan angka putus sekolah di Kabupaten Pandeglang tersebut, salah satunya dengan menjalankan program 3T yaitu Terdepan Terbelakang Terisolir.

“kami tahun ini akan membuka program sekolah 3T, yang tujuannya untuk memudahkan siswa lulusan SLTP dalam melanjutkan pendidikannya ke SLTA,h Pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa, berdasarkan data yang diungkapkan Dewan Pendidikan Kabupaten Pandeglang, sedikitnya 6.200 lulusan SMP yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment