a
Widget Image
jalan rusak di pandeglang

Jalan Rusak Hambat Pertumbuhan UMKM Di Pandeglang

SINDANGRESMI, BANPOS – Pelaku Usaha Kecil, Menengah dan Mikro (UMKM) di Desa Pasir Lancar, Kecamatan Sindangresmi, Pandeglang, mengeluhkan kondisi jalan rusak yang menjadi kendala utama bisnisnya. Pasalnya, bagus tidaknya infratrsuktur sangat memengaruhi kelancaran dan efisiensi waktu pemasaran.

Agus Angkasa (26), salah seorang pelaku home industry yang memproduksi keripik pisang di kampung tersebut mengatakan, pengaruh jalan rusak sangat besar, karena akan mempengaruhi biaya transportasi. Bahkan, biaya transportasi bisa lebih mahal dibanding harga bahan baku.

“Pisang di sini (Pasirlancar, red) masih murah harganya, uang Rp50.000 saja bisa dapat dua turuy (tundun, red). Tapi, kalau skala pembeliannya agak banyak, ongkos untuk orang yang ngambilnya besar pula. Beda jika jalan bagus, bisa murah itu ongkos, soalnya gak terlalu capek,” katanya, Rabu (18/5/2016).

Ia menceritakan, bahwa saat ini dirinya dalam sehari hanya mampu mendatangi 10 sampai 12 warungan untuk mendistribusikan hasil produksinya. Namun, jika kondisi jalan bagus, jangkauan distribusi bisa lebih banyak. Dia berharap, kepada Pemkab Pandeglang untuk bisa segera memperbaiki jalan rusak, supaya bisa meningkatkan pertumbuhan UMKM.

“Kami berharap perbaikan jalan bisa diutamakan, mengangkat kesejahteraan masyarakat tidak bisa kalau jalan masih rusak. Karena jika jalan sudah bagus secara otomatis ekonomi masyarakat juga bisa membaik,” harapnya.

Selain problem jalan rusak yang menjadi masalah utama pertumbuhan UMKM, cara mendapatkan modal pinjaman juga cukup susah didapat. Menurutnya, para pelaku UMKM butuh suntikan dana untuk mengembangkan usahanya.

“Jalan bagus juga tidak ada gunanya kalau pelaku usaha tidak punya modal, tapi jika pelaku usaha yang punya modal tinggal di tempat dengan akses jalan bagus, itu bisa dikatakan mendekati ideal,” tukasnya. (YOG/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment