Masuk Peringkat 3 Nasional, Tingkat Kemandirian Banten Membanggakan

SERANG, BANPOS – Tingkat kemandirian Provinsi Banten di level nasional saat ini tergolong sangat membanggakan. Meski baru 16 tahun menjadi provinsi, saat ini tingkat kemandirian Banten berada di peringkat tiga besar nasional.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Provinsi Banten Nandy S Mulya. Menurutunya, saat ini Banten mampu menunjukkan kemandirian diatas provinsi lain, meski masih berada di bawah provinsi DKI Jakarta dan Kalimantan Timur.

Menurut Nandy, salah satu inidikator untuk menentukan peringkat kemandirian daerah adalah capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang jumlahnya melampaui dari dana transfer dari pemerintah pusat.

“PAD kita lebih dominan dari bantuan pusat. Kita tidak lagi mengandalkan bantuan dari pusat, karena kita mandiri dan tidak menengadahkan tangan di bawah lagi. Dari Rp8 triliun APBD kita, Rp2 triliun diantaranya kita serahkan ke kabupaten/kota,” ujarnya, Senin (20/6/2016) petang.

Ia menerangkan, potensi PAD Banten selama ini didominasi oleh pendapatan yang didapat dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). “Kita berlakukan sistem pajak progresif. Jadi banyak kendaraan yang dari DKI itu bermigrasi ke kita,” katanya.

Selain itu, DPPKD juga terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah dengan melakukan berbagai terobosan. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah Samsat Keliling (Samling). Metode ini diakuinya metode jemput bola ini yang sangat efektif dalam menarik pajak.

“Untuk itu, agar inovasi Samling ini berjalan, Pemprov Banten telah memberikan bantuan berupa satu unit mobil gerai keliling di setiap UPT di Banten,” pungkasnya. (ADV)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment