Mendagri Tjahjo Kumolo

Mendagri Target Revisi RUU Pilkada Selesai Awal Juni

JAKARTA, BANPOS – Sejumlah isu krusial menghambat proses revisi Rancangan Undang-Undang Pilkada (RUU). Salah satu penyebabnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak setuju mundur saat mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah.

Kendati demikian, Mendagri Tjahjo Kumolo memastikan, bahwa hal itu tidak akan menjadi kendala dalam menuntaskan RUU Pilkada itu.

Ia mengatakan, jika Mahkamah Konstitus (MK) secara tegas mengatur pengunduran diri bagi sejumlah kalangan jika ingin mencalonkan diri. Hal ini yang membuat pihaknya optimis, bahwa lembaga legislatif akan memahami putusan MK tersebut.

“Tinggal perumusan. DPR paham kenapa pemerintah tetap berpegang pada putusan MK,” ujarnya, di kantor Kemendagri Jakarta, Senin (30/5/2016).

Mantan Sekjen PDIP ini menjelaskan, bahwa hari ini, Senin (30/5/2016), semua pihak akan berkumpul kembali dalam rapat terakhir.

“Kemudian Selasa kesepakatan Pemerintah dan DPR, paling lambat tanggal 1 atau 2 akan diparipurnakan,” ujarnya.

Disinggung terkait isi revisi RUU Pilkada tersebut, dirinya menyatakan, bahwa pemerintah dan DPR melakukan perombakan secara besar-besaran, khususnya masalah politik uang. Dia mengungkapkan, bahwa akan ada denda dan pidana yang menunggu pelaku money politics. (ADN/NAS/JPG/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment