a
Widget Image
BPK RI

Mengaku Kakak Kelas Rano, Anggota BPK Akan Tetap Profesional

SERANG, BANPOS – Mengaku sebagai kakak kelas Gubernur Provinsi Banten, Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia tidak akan pernah memberikan belas kasihan dalam memberikan opini Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Provinsi Banten.

Anggota V BPK RI, Moerhamadi Soerja Djanegara mengungkapkan bahwa dirinya merupakan kakak kelas dari Gubernur Provinsi Banten, Rano Karno, ketika jaman sekolah dahulu.

Namum statusnya tersebut tidak membuat dirinya melepaskan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pemeriksa keuangan dari BPK.

“Beliau ini (rano karno) adik kelas saya waktu sekolah, tapi saya tidak ada kasihan-kasihan untuk ini,” Ujar Moerhamadi usai menyampaikan LHP BPK di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banten, Senin (30/5/2016).

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Provinsi Banten Rano Karno pun mengakui pengakuan Moerhamadi Soerja Djanegara yang merupakan kakak kelasnya tersebut.

Dirinya mengatakan bahwa opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) Pemerintah Provinsi Banten tersebut bukanlah hasil belas kasihan dari BPK namun karena kerja keras.

“Program utama kita kedepan untuk pembenahan, semoga tahun depan bisa lebih baik lagi,” pungkas Rano.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Pemprov Banten mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualin (WDP) setelah sebelumnya selama dua tahun berturut-turut mendapatkan opini disclaimer. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment